Berspeedboat di sungai batanghari

Hari ini tidak banyak yang saya lakukan, sehabis pulang dari rumah sakit, saya membuka laptop saya.. saya tidak sengaja menemukan foto-foto saya ketika masih kecil. Di dalam foto itu, saya dan bapak saya sedang naik speedboat di sungai batang hari. Saya jadi teringat masa-masa saya ketika masih tinggal di kabupaten tanjung jabung, jambi (sekarang kabupaten tersebut sudah dimekarkan). Desa tempat saya tinggal sangatlah jauh dan terpencil, namanya adalah desa sungai jambat kecamatan Sadu. Dari kota jambi, jalur transportasi satu2nya menuju kesana adalah melalui sungai batanghari, yaitu sungai terpanjang di sumatera . Kendaraan yang dapat digunakan adalah speed boat, pompong (ini dari bahasa daerah saya), dan ada juga kapal tongkang.. Tapi biasanya saya memakai speed boat, karena lebih cepat. Kecuali kalau membawa barang banyak.

Batanghari

Entah mengapa saya senang sekali tiap naik speddboat. Walaupun perjalan jauh, tetap terasa menyenangkan. Buat yang belum biasa naik speedboat saya sarankan jangan pernah memilih untuk duduk didepan. ingat itu. karena kalau duduk didepan, goncangan dari ombaknya akan lebih terasa. Saya jamin pasti muntah. Untuk itu, biasanya orang tua atau anak-anak selalu diberi tempat dibelakang, walaupun lebih berisik (karena dekat dengan mesin). Kalau saya pribadi memilih duduk didepan, karena lebih bebas melihat sekeliling. Mungkin karena sudah terbiasa, saya tidak pernah mabuk naek speedboat, justru saya mabuk klo naik mobil hahaha… Hal yang paling mengasikkan dari speed boat adalah kecepatannya. Kendaraan ini berjalan dengan cepat sekali, bahkan wajah saya samapi terasa kebas karena diterpa angin yang kencang.. mulut saya sampe miring2 ditiup angin.. mata saya sampe ga bisa membuka lebar-lebar..

Mangrove

Disepanjang perjalanan menelusuri sungai batang hari, tidak banyak yang dapat dilihat. Sesekali kalau beruntung, kita dapat melihat hewan-hewan langka dihutan disepanjang sungai batanghari, kadang ada biawak ditepi sungai. Biasanya speedboat akan singgah buat ngisi bahan bakar di SPBU dan warung terapung yang ada di tepian sungai Batanghari. Penumpang biasanya turun untuk sekedar melepaskan kekakuan pada persendian setelah duduk sekian lama atau buang air di wc umum terapung atau makan makanan yang disediakan di warung terapung tersebut.

Nipah Panjang

Untuk mencapai desa saya, saya harus singgah dulu di nipah panjang. dari sana saya sambung kendaraan lagi untuk masuk lebih kedalam. Ketika memasuki wilayah Nipah Panjang dari arah selatan kita akan menyaksikan di tengah sungai yang lebarnya ±1 Km ada gundukan daratan yang di atasnya berdiri SPBU dan pabrik² pengolahan es balok. Dan kita bisa menyaksikan kendaraan sungai yang lalu lalang, mulai dari perahu, pompong (ketinting), kapal troll, sampai speedboat. Bisa juga disaksikan deretan kapal² kayu yang parkir di sepanjang pinggiran sungai.

Dari sini saya melanjutkan perjalanan menyusuri sungai yang lebih sempit. dsini akan terasa sekali kesan rawa-rawanya. dikiri kanan banyak semak-semak, nipah, dan pepada, khas ekosistem hutan rawa. Ohya dsini banyak burung-burung dan monyet-monyet yang melompat dari satu dahan ke dahan lain…

8 thoughts on “Berspeedboat di sungai batanghari

  1. ass.wr.wb. cappo’…
    ada sebagian paragraf sy liat diambil dari blogku cess😀
    di anbhar.blogspot.com😀

    kata ketinting mungkin tidak dikenal di jambi, karena itu bahasanya orang makassar cess😀. sy sengaja masukkan kata ketinting sebagai persamaan kata pompong karna pompong di makassar (sulsel) biasa disebut katinting😀

  2. Iya bener bos, yg paragraf2 trkhr sy ambil (krna udh mls nulis), tp saya ga ingat drmana, mgkn memang dr blog anda. maaf ya krna tnpa pemberitahuan tlebih dulu.
    Mengenai ketinting, dijmbi jga dikenal dg sbutan yg sama, terutama di tanjung jbung,krna dsinipun jg bnyk org bugis (termasuk saya). Bgtu..

    Maaf dan trmksh buat kritiknya.

  3. Saya orang Jambi, tapi saya belum pernah bena-benar menelusuri sungai Batanghari, sga suatu saat saya bisa menjelajah sungai indah nan elok itu………🙂

  4. ..jika naik spead boat dari angsodua – jambi menuju sabak indah (hampir 3 tahun saya menetap disana karena bekerja), sangat keren sekali pemandangannya….dari atas speadboat dapat melihat tengelamnya matahari sampai batas permukaan air dan langit begitu jingganya…ombak terpecah oleh pancung speadboat….., batanghari punya daya eksotik sendiri…kereeen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s