Kenapa Banyak Angsa di Kota Jambi?

Mungkin pertanyaan itu yang terpikir dalam benak orang orang yang berkunjung di Kota Jambi. Ya, Angsa memang banyak sekali bertebaran di setiap penjuru Kota Jambi, mulai dari gerbang masuk menuju Bandara, di aneka persimpangan, di atap rumah dan gedung gedung, di tugu dan monumen, bahkan di dalam pakaian pun ada. Nah loooo…

Angsa yang dimaksud disini bukan angsa beneran tapi Gambar/ Ukiran/ Patung/ Motif dan segala macam Design yang berbentuk Angsa. Dijambi Angsa angsa ini lebih dikenal dengan sebutan Angso Duo, alias Angsa Dua alias Two Geese. Angso Duo ini adalah simbol ciri khas yang melekat sebagai identitas Kota jambi, sama seperti Siger di Bandar Lampung, Selembayung di Pekanbaru, bunga raflesia di Bengkulu dan Atap Bagonjong di Sumatra Barat.

Lalu Kenapa Jambi memakai simbol Angso Duo? Kenapa bukan Harimau? Harimau kan lebih garang dan Macho….. Trus kenapa pula angsanya harus dua?

Hmm.. Rupanya Angso Duo ini ada hubungannya dengan cerita asal usul berdirinya Kota Jambi. Banyak sekali versi cerita Angso Duo ini namun bukti keberadaannya tidak pernah ditemukan sehingga dianggap sebagai legenda fantasi yang diceritakan turun temurun saja. Salah satu versinya coba saya ceritakan ya…. *seduh kopi..

Jadi konon jaman dahulu kala sekitar tahun 1500an, hiduplah seorang raja kerajaan melayu yang bernama Orang kayo Itam yang sakti dan Pemberani (mungkin nama ini sekaligus menjelaskan kekayaan dan bentuk fisiknya). Orang Kayo Itam ini menikahi Putri dari Temenggung Merah Mato dari Sumatra Barat (Pagaruyung) yang bernama Putri Mayang Mangurai. Sebagai Hadiah pernikahan, Mertuanya memberikan sepasang Angsa jantan dan betina serta Perahu Kajang Lako. Mereka disuruh untuk melepaskan Sepasang angsa tersebut ke sungai Batanghari dan mengikuti kemanapun kedua angsa tersebut berenang. Bila Angsa itu berhenti dan membuat sarang untuk bertelur, maka lokasi tempat berhentinya Angsa itu adalah lokasi untuk membentuk kerajaan baru. Singkat cerita, akhirnya mereka menemukan lokasi kerajaan baru tersebut yang kini dikenal sebagai Kota Jambi. Makanya Kota jambi dikenal juga sebagai Tanah Pilih.. ya, tanah yang dipilih oleh angsa..

Pertanyaanya, Kenapa harus Angsa?! kenapa mertuanya tidak memberikan ikan patin misalnya, atau buaya, atau labi labi atau biawak? Hihihi ntahlah saya pun tidak tau. Mungkin Angso Duo itu cuma simbolis bahwa mereka harus damai, rukun, menyayangi dan setia satu sama lain. Mungkin juga Mertuanya tau bahwa Angsa hanya akan bertelur di tempat yang mereka rasa aman. Tidak heran jambi sekarang memang terkenal Aman dan Damai… Semoga bisa dipertahankan seperti ini terus.

22 thoughts on “Kenapa Banyak Angsa di Kota Jambi?

  1. Gara-gara liat foto-foto angsa itu kok saya jadi pengen ke Jambi ya, selain ke Muaro Jambi tentunya. Pengen ambil foto angsa sebanyak mungkin.🙂

  2. Simbol yang menunjukkan status kota Jambi banget ya… Duhh makin nggak sabar ke Jambi hehe
    jangan-jangan kaus dalam ada gambar “Swan” diproduksi di Jambi juga ya bang?😛

  3. Pingback: Corak Batik Jambi: Kumpulan Representasi Identitas | timejumble;

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s