Wisata “jambi banget” dalam 1 hari

Bila anda hanya diberi kesempatan 1 hari untuk berkunjung ke kota Jambi, sedangkan anda ingin sekali mengunjungi  dan berfoto ditempat yang “jambi banget”, maka akan kemana sajakah anda? Mungkin anda yang berasal dari luar jambi akan kesulitan menjawab pertanyaan tersebut. Untuk itu saya akan coba membagikan pengalaman saya berwisata singkat di Jambi ala backpacker yang murah, efektif, efisien dan pastinya  “Jambi Banget”.   Mau tau??

Sebagai Gambaran, Tempat wisata yang akan dikunjungi tersebar di Kota Jambi , Seberang dan Muaro Jambi, dengan lokasi yang berjauhan dan sulit dijangkau dengan kendaraan umum. Untuk itu disarankan untuk menyewa atau meminjam kendaraan. Gunakan motor, karena nanti ada beberapa jalan yang tidak bisa dilalui oleh mobil. Siapkan Uang secukupnya, Kamera, Jaket, Jas hujan, dan isi penuh bahan bakar kendaraan dan perut sebelum berangkat. Pagi pagi sekali sebelum jam 7 sebaiknya sudah berangkat untuk mengantisipasi cuaca di Jambi yang sering tidak menentu yang dapat menghambat perjalanan.

Destinasi pertama saya adalah Kompleks Candi Muaro Jambi yang terletak disebelah timur laut Kota Jambi. Dari pusat perbelanjaan Ramayana-WTC berkendaralah ke arah timur. Waktu yang diperlukan sekitar 30-60 menit perjalanan dari pusat kota jambi.

1. Jembatan Batanghari II

Dalam perjalanan menuju candi, anda akan melewati jembatan Batanghari II yang merupakan salah satu icon wisata yang “Jambi Banget”. Mampir dan berfotolah disini sebagai tanda anda sudah mengunjungi dan menjadi bagian dari jambi. Bila anda beruntung bisa datang lebih pagi, anda bisa melihat sunrise yang fantastis dari atas jembatan ini.

Narsis di Jembatan Batanghari II

Melanjutkan perjalanan terus ke utara, anda akan menemui beberapa persimpangan teruslah berbelok kekanan. Setelah melewati 2 buah jembatan kecil, perhatikan perhatikan rambu penunjuk jalan karena disitu akan ada penunjuk jalan menuju candi.

2. Kompleks Candi Muaro Jambi

Ketika memasuki kompleks candi, siapkan uang Rp.8000 rupiah/ motor untuk tiket masuk. Bila sampai ditempat ini sebelum jam 8 pagi anda bisa memasuki kawasan ini gratis karena belum adanya petugas tiket. Kompleks candi ini salah satu wisata andalan Propinsi Jambi dan merupakan salah satu destinasi wisata yang “jambi banget”, yang terkenal di dalam luar negeri.  Bahkan, kompleks ini sudah masuk dalam daftar tentatif World Heritage.

Narsis di Candi Gumpung

Kompleks candi ini sangat luas sekali, kurang lebih 12 kilometer persegi. Ada sembilan candi yang besar : Candi Kotomahligai, Candi Kedaton, candi Gedong satu dan Gedong dua, Candi Gumpung, Candi Tinggi, Telago Rajo, Candi Kembar Batu dan Candi Astano. Beberapa candi letaknya sangat jauh sekali dan hanya bisa dijangkau dengan bersepeda atau motor.. Bila anda ingin mengelilingi kompleks, warga setempat menyediakan penyewaan sepeda dengan harga 10.000/jamnya.

Gapura candi Gedong II

Untuk info lebih lengkap mengenai Kompleks Candi Muara Jambi, Silahkan kunjungi Website ini.

Usahakan sebelum siang hari anda sudah selesai mengelilingi beberapa candi dan mengambil beberapa foto kenangan disini. Karena kita akan bertolak dari tempat ini untuk mengunjungi tujuan berikutnya yaitu Kota Seberang Jambi.

Untuk menuju Kota Seberang jambi, kembalilah berjalan menuju jembatan batanghari II, sekitar 1 km sebelum jembatan ada jalan pintas disebelah kanan jalan. Jalan tersebut tersebut yang hanya bisa dilalui motor dan berada diantara rumah penduduk. Kalau anda ragu, jangan malu untuk bertanya karena penduduk jambi terkenal ramah kepada orang asing. Lewat jalan pintas ini, anda hanya memerlukan waktu 30 menit untuk sampai ke Seberang Kota Jambi.

3. Seberang Kota Jambi (SEKOJA)

Seberang Kota Jambi adalah salah satu tujuan wisata yang “Jambi Banget” karena disini kita akan menjumpai banyak sekali hal-hal yang berhubungan dengan budaya jambi. Di daerah ini pula, warga asli Jambi bertempat tinggal dan mereka masih mempertahankan nilai-nilai luhur dan budaya Jambi.

Menikmati pemandangan dari SeKoJa

Beberapa hal menarik yang bisa dilakukan di Kota Seberang Jambi antara lain;

  1. Melihat pembuatan batik jambi
  2. Mengunjungi rumah rumah khas jambi yang terbuat dari kayu bulian
  3. Mengunjungi bangunan-bangunan rumah tua dan masjid dengan relief Arab dan China, makam-makam syekh, prasasti dan situs peninggalan sejarah lainnya di Sekoja terbuat dari kayu dan semen.
  4. Naik getek di Sungai batanghari
  5. Menikmati masakan penduduk lokal; seperti Tempoyak patin, Brengkes,

Balai Kerajinan Rakyat

 (sumber)

Setelah puas berkeliling Sekoja, menjelang sore perjalanan saya lanjutkan ke arah barat menuju Jembatan Aurduri yang terletak di Barat Kota jambi

4. Jembatan Aurduri

Jembatan ini sudah ada jauh sebelum jembatang batanghari II ada, dan dahulu adalah satu2nya akses darat menuju seberang Jambi. Tidak banyak yang bisa dilakukan disini selain berfoto-foto.

jembatan Aurduri

5. Museum jambi

Perjalanan kembali dilanjutkan ke menuju kawasan pusat jambi tepatnya di Kawasan Tanggo Rajountuk menikmati sunset yang indah dipinggir sungai Batang Hari. Dalam perjalanan dari Aurduri menuju Tanggo rajo, bila ada waktu lebih anda bisa mengunjungi beberapa tempat di jambi yang “jambi banget” diantaranya adalah Museum Negeri Jambi. jadwal buka dari jam 8 pagi hingga jam 3 Sore dengan biaya 750 rupiah.

Suasana didalam Museum Negeri Jambi

Untuk foto-foto ruang musium jambi yang lain bisa dilihat di link ini.

MUSEUM ini dibangun tahun 1981 di atas tanah seluas 13.350 meter persegi, dengan luas bangunan 4.000 meter persegi. Bangunannyaselesai dibangun dan diresmikan pada tanggal 6 Juni 1988 dengan gaya arsitektur Kajang Loko, yang menjadi ciri khas arsitektur rumah adat masyarakat Jambi. Museum ini menyimpan beraneka ragam benda peninggalan sejarah dan budaya Jambi. Koleksi yang terdapat dalam Museum dikelompokkan ke dalam beberapa bagian, seperti: biologika, geologika, arkeologika, etnografika, numismatika, heraldika, dan keramalogika. (sumber)

5. Menikmati Sunset dipinggir Sungai batanghari

Kawasan Tanggo Rajo terletak di pusat kota, tepatnya di dekat pusat perbelanjaan Ramayana-WTC dan didepan Rumah Dinas Gubernur. Kawasan ini merupakan “ancol”nya jambi karena disinilah anak-anak muda jambi biasa berkumpul menghabiskan waktu sambil menikmati pemadangan sungai batanghari dengan sunsetnya. Jangan lupa untuk mencicipi jagung bakar dan es tebu yang banyak tersebar dikawasan Tanggo Rajo ini.

Sunset di batanghari

Yup, Menikmati sunset dipinggir sungai batanghari sambil minum es tebu itu memang “Jambi Banget”.

6. Masjid 1000 Tiang

Tidak lengkap rasanya mengunjungi jambi bila tidak mengunjungi salah satu icon jambi satu ini, namanya adalah Masjid agung Al-falah atau lebih dikenal sebagai masjid 1000 Tiang. Disebut demikian karena jumlah tiang dimasjid ini yang jumlahnya memang sangat banyak, tanpa dinding dan pintu. Bagi anda yang muslim, sempatkan diri untuk singgah dan sholat magrib berjamaah dimasjid ini.

narsis di dalam masjid 1000 Tiang

Malam sudah menjelang maka selesailah sudah perjalanan 1 hari saya. Memang tidak semua objek wisata yang bisa dikunjungi tapi setidaknya dengan mengunjungi beberapa tempat wisata diatas, anda sudah “jambi banget”. Bahkan orang yang tinggal dijambi sendiri belum tentu pernah mengunjungi tempat-tempat yang saya sebutkan diatas

NB = Postingan ini diambil dari sini, Blog baruku yang aku ikutkan lomba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s