Keindahan Danau Toba dan Samosir

Hari libur nasional kali ini saya manfaatkan untuk mengunjungi salah satu objek wisata andalan di sumatera utara, yaitu danau toba. Danau Toba adalah salah satu danau terluas di dunia. Danau ini terbentuk akibat letusan gunung maha dasyat yang terjadi sekitar 75 ribu tahun yang lalu. Saya berangkat dari kota tanjung balai kabupaten asahan sekitar jam 7 pagi, melewati kota pematang siantar sampai akhirnya tiba di parapat sekitar jam 11. Rute dari Medan – Parapat juga menghabiskan waktu sekitar 4 jam.

menuju parapat

Disepanjang jalan dari Pematang Siantar ke Parapat, tampak pepohonan pinus yang menjulang tinggi sekali. Udarapun jadi terasa sangat sejuk.

danau toba dari atas

Saat mendekati Parapat, akhirnya saya dapat melihat pemandangan danau toba dari atas bukit. Indah sekali. Disepanjang perjalanan banyak monyet berkeliaran. di Parapat, dari sini saya bisa melihat danau toba yang luas, hampir seperti lautan. Suasana disini sejuk sekali, karna tempat ini dikelilingi oleh bukit yang menjulang tinggi. Air danau toba jernih dan dingin, jd tidak sabar mau berenang nih hehe.. Setelah puas berkeliling dan makan makan, tujuan saya selanjutnya adalah menuju pulau samosir.

di kapal

Perjalanan menuju Samosir ditempuh menggunakan kapal fery dari sisi Danau Toba. Ongkos kapalnya hanya 15 ribu untuk perjalanan pulang pergi. Perjalanan pun bisa ditempuh dengan kendaraan melalui jembatan yang dibangun Belanda dari daerah bernama Panguruan. Indahnya pemandangan di sekitar danau pun tampak terlihat dari perahu. Perbukitan membentang di sepanjang danau.

batu gantung…

Disisi danau terdapat batu gantung. Sebuah batu yang konon katanya penjelmaan dari seorang gadis dari marga Sinaga dan anjingnya yang terjun dari perbukitan. Hingga kini batu hitam memanjang dan sebongkah batu lainnya terlihat menggantung di bukit. Katanya Sang putri menolak dijodohkan dengan raja dari marga Sidabutar. Dia lebih memilih pria dari marganya sendiri, tapi karena orangtua menolak dan adat tidak memungkinkan, dia memilih bunuh diri.

tomok

Setelah kurang lebih 1 jam menaiki kapal fery dari Parapat, akhirnya saya tiba juga di Pulau Samosir tepatnya di desa Tomok. Pulau samosir adalah pulau yang tepat terletak di tengah danau toba yang dihuni kurang lebih 130 ribu jiwa penduduk. Pulau ini terletak di ketinggian 1000 meter dari atas permukaan laut, dengan 2 danau kecil didalamnya. Dari danau toba, tampak pulau ini dikelilingi bukit bukit yang gundul, akibat penebangan besar besaran yg dilakukan oleh suatu perusahaan, padahal beberapa tahun yang lalu bukit ini masih hijau dengan pohon pinus.

selamat datang di tomok

Tomok adalah sebuah desa kecil yang terletak di pesisir timur PulauSamosir, Desa ini sangat menggantungkan kehidupan para masyarakatnya pada bidangagraris, perdagangan dan pariwisata.Didermaga Tomok, terdapat tugu atau prasasti bermacam-macam marga di Pulau Sumatera. Antara lain marga Karo, Mandailing,Simalungun, Toba, Pak Pak, dan lainnya.

Bersama si gale gale

Di Tomok terdapat Patung Sigale-Gale. Kisah soal patung ini katanya, dimulai berabad-abad lalu ketika Raja Rahat yang memerintah di Uluan memiliki putra, Raja Manggale namanya. Putra semata wayangnya itu sangat disayangi oleh seluruh kampung, terlebih oleh ayahnya karena dia pintar menari. Ketika sang putra, Raja Manggale itu jatuh sakit dan tidak tertolong nyawanya, Raja Rahat sangat bersedih dan berduka. Sampai akhirnya ada tiga orang menyanggupi untuk membuat patung yang mirip dengan Raja Manggale. Patung itu mereka buat terpisah, kepala, bagian leher hingga pinggang dan kakinya. Berbekal kesaktian tiga orang tersebut, roh Raja Manggale dipanggil dan masuk ke dalam patung tersebut. Semenjak itu patung tersebut bisa menari dan menghibur sang raja. Agar bisa menyaksikan patung itu menari, pengunjung diharuskan membayar Rp 60 ribu. Ada empat tarian dalam sekali pertunjukkan, dimulai dengan Gondang Mula-Mula, Gondang Somba, Gondang Mangaliat dan diakhiri dengan Gondang Sitiotio.

rumah bolon

Dibelakang sigale2, terdapat 4 buah rumah adat Batak atau yang biasa disebut rumah bolon. Semua terbuat dari kayu, baik tiang kerangka rumah hingga pintu, kecuali bagian atap. Rumah ini biasanya tingginya tidak sampai 2 meter. Dan masuk ke rumah bolon ini harus menaiki tangga yang terletak dibagian tengah dengan jumlah yang ganjil.

Makam

Lalu berlanjut menuju makam Raja Sidabutar dengan keluarganya. Di makam sang raja yang telah berusia 500 tahun pun terdapat pahatan panglima perang kerajaan Muhammad Said asal Aceh. Sehingga muncul cerita jika sang raja juga menganut agama Islam. Sebelum memasuki komplek makam, pengunjung diwajibkan memakai ulos. Di pulau yang menjadi kabupaten tersendiri sejak 2003 lalu, terdapat pula museum dari sejarah dan budaya di pulau ini. Dan tentunya pasar yang menjual cinderamata pun banyak terdapat di sekitaran area Samosir. Selain bisa melihat dan menikmati kisah-kisah dari masa lalu, kita juga bisa membeli berbagai oleh-oleh dari toko-toko cendera mata di sana. Para pedagang memajang dan menjual berbagai barang kerajinan seperti ulos, ukiran kayu khas tanah Batak seperti sistem penanggalan Batak, tempat obat yang terbuat dari bambu, serta gitar batak.

berenang di danau toba

Ups… jangan lupa untuk merasakan dinginnya air danau toba…. buka baju dan meloncatlah kesana…

10 thoughts on “Keindahan Danau Toba dan Samosir

  1. Pingback: Pesta Danau Toba 2009 « Adin Photo Blog

  2. pemandangan nya saya akui sangat lah indah, tapi alangkah unik nya jika harga pariwisata nya sedikit murah, kalau kita melihat ekonomi sekarang, dan jagalah kebersihan dimana pun kita berada agar lebih indah dilihat

  3. bener bgt danau toba sgt indh sekali,aq aja kecewa lebaran thn semalam g keperapat pdhl dkt ma rumah aq.tp mau gmn lg krn cutiku jg sbntr yudh g apa deh,smg aja thn dpn aq bs mlht indhnya danau toba lg.

  4. q sngt kangen pingin plng kesamosir, krn dah lma bngt ga kesana…q jg rindu dngn pemandangannya yg indah, dan q hrp semua masyarakat yg tinggal dsna bsa mnjga dan melstrikn alam danau toba…

  5. ihh…kepingin lg ke samosir,apa lagi ke harian boho,,,bersilatuhrahmi ama keluarga pak sagala,,,tempat teman dulu dia bw aku pertama x kekempungnya,,,xixixixi
    rindu,,,,dengan suasana pedesaan yang sejuk dan hijau

  6. kangeeeeeen bangets sama ke indahan danau toba,aq rindu pengen ke danau toba pa lagi di danau toba banyak kenangan qu bersama nyokap&bokap yang dah deluan menghadap sang khalik,pokoknya takbisa terlupakan,I love you danau toba kenangan qu bersama keluarga qu saat ada di danau toba tak akan perna qu lupakan seumur hidup qu,suatu saat aq akan menemui danau toba.mmmuuuuuacccccccch

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s