Lombok Day 7: Mengejar BWF World Championship ke Jakarta

Hari ini waktunya kembali ke Jakarta. Ternyata 6 hari masih kurang buat eksplor Lombok. Lombok Timur dan Utara masih belum, dan oh Rinjani.. Kau sungguh menggoda tapi susah digapai :)). Biasanya malas klo mau pulang abis jalan2, tapi kali ini ada yang beda, Kejuaraan Dunia Bulutangkis sudah menunggu di Jakarta. Dan gak tanggung2, kami bahkan udah beli tiket finalnya dari jauh2 hari. Jangan sampai nol wakil di final.


Kami berangkat ke bandara pake Damri. Dan setelah selesai cek in kami masuk ke ruang tunggu. Nah, disini dramanya dimulai. Partai semifinal Ganda Campuran antara andalan Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sedang bertanding melawan peringkat 1 dunia, Zhang Nan/Zhao Yunlei, current world and olympic champion *ala ala Gill Clark*. TV di ruang tunggu cuma TV iklan. Terpaksa streaming. Set 1 aman, dimenangkan Owi/Butet. Set 2 hampir selesai dan sedang unggul, lalu terdengarlah pengumuman penumpang pesawat Garuda tujuan Jakarta segera masuk pesawat. Kedudukan 20-18 untuk Indonesia. Dikit lagiii. Menjelang masuk ke pesawat dan hp mesti dimatikan, skor 20-20!!! Yap, selanjutnya yaitu penerbangan 2 jam yang penuh rasa penasaran apakah Owi/Butet bisa menang atau malah lawan membalikkan keadaaan. Saya mencoba mengalihkan pikiran menikmati view luar biasa pulau Lombok dari jendela pesawat setelah take off, dan mencoba nonton sama dengar musik sepanjang perjalanan.

Begitu mendarat di SHIA turun dari pesawat, saya lgsg ngecek hasil pertandingan tadi. Ternyata keadaan berbalik. 2 match poin gagal dimanfaatkan, set 3 jadi turn around. Langsung lemes! Untung malamnya Ahsan/Hendra menang, jadi ada wakil di final. Dan besoknya kami menyaksikan langsung Indonesia Raya bergema di Istora persembahan juara dari Ahsan/Hendra, pas bersamaan dengan momen ulang tahun kemerdekaan RI. Alhamdulillah.. Pengalaman yang luar biasa..

12 thoughts on “Lombok Day 7: Mengejar BWF World Championship ke Jakarta

  1. Ya Tuhan, nanggung banget. Kejuaraan Dunia itu saya nggak nonton live… kehabisan tiket. Indonesia Open tahun depan mau dong Mas bareng kalau dirimu kebetulan menonton haha *nimbrung.
    Iya, Lombok memang kurang banget kalau hanya sepekan… mesti ada pekan-pekan berikutnya, hehe. Selalu ada sesuatu yang baru di Lombok, bahkan bagi orang-orang yang lahir dan besar di sana, pasti tidak hapal semua tempat bagus di Lombok saking banyaknya, hehe.

  2. Jarang banget yah perjalanan pulang malah jadi hal yang ditunggu-tunggu, biasanya kan males, musti ngelaluin jalanan pulang yang kayak gitu enggak karuannya hehehehe untung itu ada bulutangkis ya hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s