Underground River Tour

Ini dia yang paling populer di Puerto Princessa, Underground River Tour! Underground River ini masuk new world seven wonders, sama Komodo😀. Untuk kesini harus ada izin/permit dulu, trus nanti ada fee lain2. Itu kalo pergi sendiri. Kalo ikut tur semua udah diurus.

Underground River Palawan

Underground River Palawan

Jam 5.30 pagi kami udah turun ke lobby buat sarapan, karena jam 6 udah dijemput. Harusnya breakfast baru ada jam 6, tapi untuk kami udah dimasakin duluan karena ikut tur. Underground River berada di Sabang (bukan di pulau Weh), 2 jam perjalanan dari Puerto Princessa. Sampai disana kita ngumpul di pelabuhan. Luar biasa ramenya. Untung masih kebagian hari ini padahal udah pesan jauh2 hari. Tour guide sibuk ngurus permit di officenya, kami sibuk jajan streetfoodnya hahaa. Nunggunya lumayan lama, karena dari sini harus pake boat ke entry sitenya, dengan antrian yang panjang pastinya. Gak lupa ingatin guidenya biar dapat antrian cepat, karena malam ini kami terbang ke Manila. Dan sekitar 1 jam kemudian kita berangkat. 30 menit kemudian kita sampai di entry sitenya, sebuah papan bertuliskan “Welcome to Underground River”. Langsung foto😀

Setelah rombongan kecil kami lengkap, lanjut jalan kaki ke sungai. Jadi tadi datangnya di pinggir pantai, trus sungainya ada di sisi sebelahnya. Disini ngantri lagi untuk naek perahu yang akan bawa kita ke sungai bawah tanahnya (tepatnya sungai dalam goa). 1 perahu bisa muat sekitar 10 orang. Yahh dapat tempat duduk paling belakang, depan udah penuh. Eh ternyata justru paling enak duduk di belakang. Yang paling depan disuruh megang lampu, guidenya di belakang kami bercerita sambil ngedayung. Guidenya kocak banget, sibuk mengeluarkan semua imajinasinya melihat stalagtit dan stalagmit dinding2 goa. Hahaaa. Underground river ini merupakan sungai bawah tanah terpanjang di dunia, yaitu 8 km dari total 24 km panjangnya berada di bawah bukit karst. Tapi pengunjung cuma diizinkan sejauh 2 km untuk alasan keselamatan. Sesekali berpapasan sama perahu dari arah berlawanan, dan si guide kocak ini kadang diem gak ngomong apa2 pas lagi sepi banget. Emang usil..

Selesai tur kami kembali ke Sabang. Waktunya makan siang. Nah, disini kesempatan buat nyobain kuliner ekstrim lainnya, Tamiloc. Tamiloc yaitu cacing segar yang hidup di pohon bakau, dimakan mentah bersama campuran cuka, bawang putih, garam dan rawit. Rasanya kenyal asem gitu. Dibanding Balut, ini jauhhh lebih mendingan. Hahaaa..

Dalam perjalanan pulang kita mampir di Elephant Cave. Tempat ini udah 2x masuk lokasi The Amazing Race. Seru kali ya klo ikutan hehee..

Sore harinya kami udah kembali ke Puerto Princessa. Kita kemudian diantar ke bandara pake van hotel. Malam ini kembali ke Manila untuk besok lanjut pulang ke Pekanbaru via Kuala Lumpur. Musim panas yang sangat menyenangkan di Filipina. Insyaallah, one day kami akan ke Filipina lagi, mungkin Cebu. Hehee. Slogan wisatanya pas banget, It’s more fun in the Philippines!

10 thoughts on “Underground River Tour

  1. Wah, jadi pengen nyobain Tamiloc, soalnya waktu di Manila dulu nyobain Balut yang rasanya nggak banget.😀 Jadi pas menjelajah underground river ini dijelaskan mengenai formasi stalaktit di dalam gua ya? Untuk ambil foto memungkinkan kah?

    • Balut emg gak banget rasanya hahaa. Bisa kok bama, perahunya pelan kok trus ada lampu yg dipegang org paling depan. Kita lg apes pas di Filipina lensa kameranya rusak, ngeblur semua huhuu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s