Flashback 2014

Tahun 2014 adalah tahun yang luar biasa. Banyak hal hal yang terjadi selama perjalanan kami melewati tahun 2014 ini. Dimulai dari keberangkatan kami ke Bangkok pada bulan Januari yang ternyata bertepatan dengan demo besar besaran di kota Bangkok. Awalnya kami sempat berniat membatalkan rencana perjalanan kami dengan alasan ke amanan namun di saat saat akhir kami tetap nekat pergi. Sesampainya di Bangkok, kami langsung kabur ke Ayutthaya dan malah mendapat pengalaman yang luar biasa disana. Selain Ayutthaya, kami juga ke Krabi dan Aonang, sebuah kota kecil yang damai di selatan Thailand. Tidak cukup dengan krabi, kami bahkan sampai ke Phi Phi dan Maya Bay yang terkenal itu. Semuanya diluar rencana namun penuh keseruan.

Bulan berikutnya kami tidak kemana mana, hanya berkutat di sekitaran kota Jambi ( Museum Jambi dan Menara Gentala Arasy)

Di bulan Maret, langit sumatera di selimuti asap tebal termasuk di Pekanbaru. Kami sangat khawatir dengan kondisi asap yang tebal karena kami berencana untuk terbang ke Manado. Untungnya di menit menit terakhir pesawat yang kami naiki bisa terbang dengan mulus walaupun jarak pandang sangat jelek. Penerbangan kami adalah penerbangan terakhir yang terbang dari bandara SSK II Pekanbaru sebab ke esokan harinya Bandara ini di tutup selama beberapa hari. Fiuh… hampir saja batal ke Manado.

Di manado langit cerah sekali. Padahal beberapa pekan yang lalu terjadi bencana banjir bandang di Manado yang menyebabkan beberapa ruas jalan terputus. Untungnya saat kami tiba jalan tersebut sudah diperbaiki. Diperjalanan kami sempat mengunjungi makam imam bonjol, Melihat Tomohon dan pasarnya yang bikin mual, melihat Rumah2 dengan kincir angin di Tondano, melihat Waruga, sampai akhirnya tersesat di dalam hutan Pulisan. Sayangnya kami tidak sempat melihat Tarsius karena sudah terlalu malam.

Di ujung perjalanan, entah kenapa tiba tiba kami sudah ada di Ternate!!!. hehe…. lagi lagi perjalanan dadakan dan tidak terencana namun sangat seru! Mulai dari menginap di penginapan esek2, mencari lokasi gambar di uang seribu rupiah, sampai makan mie rebus seharga 70 ribu.

Di Bulan Mei kami ke Kerinci Melewati rute Jambi – Bangko – Sungai Penuh selama 12 jam lebih. Di kerinci, mobil yang pakai sempat terjebak di jalan rusak di dekat Taman Nasional kerinci Seblat. Kami sangat khawatir sebab awan hitam bergulung2 di atas kami.Selanjutnya kami menuju Padang melewati Gunung Kerinci, Muara Labuh dan Alahan Panjang. Di Panorama Alahan Panjang kami kena palak untuk kesekian kalinya. Dari padang kami ke Bukittinggi melalui pesisir Pariaman dan kelok 44 yang hanya bisa dilewati oleh pengemudi level mahir. Di Bukitiinggi Kami mampir di Great Wall Koto Gadang, kemudian kembali Ke Pekanbaru melewati Kelok 9.

Di pertengahan Juni, kami terbang Ke Malang untuk melihat sendiri keindahan Bromo, dari sunrise di Penanjakan sampai di Sabana di kaldera Bromo. Di Batu, Herry senang banget karena akhirnya bisa petik apel sendiri. Maklum lah kan di Pekanbaru tidak ada Pohon Apel. Sedangkan saya sumringah banget melihat hewan hewan cantik di Batu Secret Zoo. Malangnya, di malang kami kehilangan tripod kesayangan karena tertinggal di angkot. Tapi sebagai gantinya kami dapat Tripod yang lebih bagus dengan harga lebih murah. Sebelum pulang kami mampir sebentar ke Surabaya. Oh ya Saya sempat kena muntaber gara gara makan nasi bungkusan huhu…😦 Dari Surabaya kami mampir ke Jakarta untuk menonton Indonesia Open 2014. Seru Banget!

Di Bulan Juli – Agustus kami tidak pergi jauh jauh suasana Puasa. Setelah lebaran kami jalan jalan santai ke Candi Muaro Jambi, Siak Sri Indrapura dan Sungai Hijau Kampar.

Di Bulan Oktober kami Ke Vietnam. Horeee…!! Di Vietnam kami melihat lautan motor di jalan jalan utama kota HCMC, wisata sejarah di Cuchi tunnel dan mencoba kuliner vietnam yang sehat. Dari HCMC kami melanjutkan perjalanan panjang kami ke Mui Ne. Perjalanan terasa sangat lama sebab bis yang kami tumpangi melaju dengan kecepatan kurang dari 40 km/jam. Satunya satunya yang menarik di Mui Ne adalah Sand Dune nya. Serasa di Gurun betulan. Di bandara HCMC, Tripod kami di tahan pihak imigrasi karena termasuk barang yang dilarang naik pesawat. Padahal tripod Baruuu😦

Setiap tahun kami berencana membawa ortu kami jalan jalan. Tahun lalu kami mengajak mereka ke Malaysia. Untuk tahun ini mengajak mereka ke Bangkok. Mengajak ortu jalan jalan ada tantangannya tersendiri loh… Total yang berangkat adalah 9 orang. Di bangkok, kami ajak mereka keliling ke Catucak weekend market, Pratunam, Siam, ( BELANJA BELANJA BELANJA ) sampai ke wat Arun dan Grand palace. Kami serasa jadi Tour Guide padahal kami cuma berbekal google map hehe. Walaupun begitu rasanya puas melihat senyum mereka.

Di bulan desember kami tidak kemana mana. cari pitihhh….

Harapannya semoga tahun 2015 acara jalan jalannya lebih yahud lagi..
Bye. Sampai jumpa di 2015.

11 thoughts on “Flashback 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s