Bukit Bukit Tanarara

Ada banyak bukit indah di Pulau Sumba, namun yang paling berkesan buat kami adalah bukit bukit di Tanarara. Kami tidak sengaja bertemu bukit bukit indah ini dalam perjalanan kami menuju Ngonggi (baca disini). disaat itu saya langsung jatuh cinta dengan lekuk lekuk bukit Tanarara.

View dari puncak karang

Lekuk Bukit Tanarara

Landscape bukit Tanarara sangat luas dan unik. Perbukitan tanarara tersusun dari Bukit bukit karang yang gersang. Bukit ini hanya di lapisi oleh hamparan rumput. Disaat kemarau rumput ini akan berwarna coklat ke emasan, disaat musim penghujan berwarna hijau, mirip seperti bukit teletubbies. Punggung tiap bukit relatif datar dan sambung menyambung antara satu sama lain. Karena itulah, biasanya akses jalan berada di punggung bukit, bukan di lembah. Dari atas punggung bukit inilah kami dapat melihat pemandangan bukit tanarara yang luar biasa dan belum pernah kami temukan di tempat lain.

Ini dia foto fotonya.. Enjoy..
(psst… bukit Tanarara ini kurang fotogenic, sebab aslinya jauh lebih bagus dibandingkan dengan foto)

Perbukitan Tanarara

Perbukitan Tanarara

Jalan diatas punggung bukit

Jalan diatas punggung bukit

Tanarara

Tanarara

Bukit coklat Tanarara

Bukit coklat Tanarara

Batu karang di atas bukit

Batu karang di atas bukit

Lekuk Lekuk Bukit Tanarara

Lekuk Lekuk Bukit Tanarara

Tanarara

Lekuk Bukit Tanarara

Bukti kalau sudah kesini hehe..

Bukti kalau sudah kesini hehe..

Bonus Foto Sunset!

Sunset di Tanarara

29 thoughts on “Bukit Bukit Tanarara

  1. Ane yg 11 tahun besar di waingapu aja belum pernah ksana bang…. tpi emg alamnya mash bnyk yg alami dn keren”…

  2. Aku asli kampung sekitar Tanarara tapi sudah 32 tahun domisili diluar Sumba….jadi ingat lagi deh masa2 zaman aku kecil dulu…..emang landscape perbukitan dan padang sabana Sumba belum pernah aku temukan dit4 lain selama ini……..Thx foto-2nya

  3. Salam kenal, saya rencana travel ke Sumba. Setelah cari2 obyeknya di internet, saya dapatkan beberapa obyek. Apakah Bang Ardin bisa bantuin untuk urutkan obyek2 tersebut demi efisiensi waktu. Adapun saya mulai dari bandara Tambolaka dan berakhir di bandara Waingapu ( 5D 4N ). Adapun obyek2 nya adalah : Danau Weekuri, Pantai Mandorak, Pantai Pero, Pantai Mananga Aba/Pantai Kita, Pantai Ratenggaro, Pantai Marosi, Pantai Puru Kambera, Savana Puru Kambera, Pantai Lamboya, Savana Lamboya, Air Terjun Lapopu, Waikelo Sawah, Bukit Wairinding, Pantai Tarimbang, Pantai Watuprunu, Pantai Walakiri, Hutan cemara Laipori, Air Terjun Laipoti, Bukit Mauhau, Bukit Tanarara. Terima kasih banyak sebelumnya.

    • Wahh banyak banget ya tempat tujuannya.. Sepertinya gak cukup 5D4N, harusnya 6D5N berhubung jarak, akses & flight schedule. Saran kami rutenya bisa begini:
      Day 1: Mendarat di Tambolaka, ke Waikelo Sawah, trus ngejar sunset di Mananga Aba, menginap di Waitabula
      Day 2: Pantai Ratenggaro, Pantai Pero, Pantai Mandorak, Danau Weekuri, trus menginap di Waikabubak
      Day 3: Savana Lamboya, Pantai Marosi, Air terjun Laipopu, lanjut ke Tarimbang (menginap di Peter’s Magic)
      Day 4: Pantai Tarimbang, Air terjun Laputi, Bukit Warinding, Pantai Purukambera, menginap di Waingapu
      Day 5: Pantai Watuparunu, Cemara Laipori, Walakiri, Bukit Tanarara, Bukit Mauhau
      Day 6: Terbang dr Waingapu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s