TRANSFLORES Day 5: Riung 17 Islands

Kamar udah terang benderang ketika kami bangun. Ternyata baru jam 6. Kirain kesiangan.. Syukurlah cuacanya cerah hari ini. Pas banget buat snorkeling dan main di pantai pulau2 kecil di Riung. Sebelum berangkat ke dermaga, kami sarapan dulu. Dikasih roti, kopi sama buah. Lumayan. Gak perlu nyari2 lagi ke pasar.

Pukul 7.30 kami udah tiba di dermaga. Kapal kecilnya udah siap. Seorang bapak tua udah menunggu. Rupanya bapak ini keluarganya pemilik kapal, yang akan mengantar kami berkeliling seharian. Di kapal udah ada peralatan buat snorkeling plus makanan dan minuman. Langsung berangkaaaat😀

Namanya Riung 17 Islands, tapi jumlah pulaunya lebih dari 17. Kurang tau juga kenapa di namanya cuma ada 17. Gugusan pulau ini benar2 keren. Ada yang besar, kecil, sebagian punya pantai bagus. Pengen rasanya mengunjungi semuanya, tapi gak akan cukup seharian. Kami di ajak mulai dari sebelah kanan. Lautnya sangat tenang karena masih pagi, belum terlihat ada kapal wisatawan yang lain. Bagus lah. Hehehee

Tempat pertama yang kami kunjungi yaitu Pulau Tiga. Menurut saya, inilah pulau paling keren di gugusan pulau ini. Pantainya luar biasa bagus, di kedua sisi pulau. Di bagian tengah ada bukit dengan sabananya yang indah. Pamtainya landai, berpasir putih, di sepanjang pantai banyak pepohonan yang bikin teduh. Lautnya sendiri? Snorkeling spots are available everywhere around the island. What a perfect island!

Tempat ‘parkir’ kapalnya pas banget, di sisi yang menghadap daratan flores, disekitarnya ada beberapa pohon, lengkap dengan tempat untuk bakar ikan. Pohonnya ada ayunannya looh😀. Tanpa buang2 waktu, segera jepret2 sana sini. Si bapak cuma ketawa liat kami. Trus si bapak bilang dia mau nyiapin makan kami. Puas foto2 di pantai, kami segera menjelajahi pulau, sambil nunggu makanannya siap. Tujuannya? Tentu saja bukit dengan sabananya yang cantik itu. Lumayan bikin ngos2an untuk sampai di puncak bukit itu. But it’s really worth it. Pemandangannya sulit diungkapkan dengan kata2. Just take a look at these pictures.

Selesai foto2 di atas bukit, kami kembali ke pantai. Si bapak lagi bakar ikan. Woohh aromanya sungguh menggoda. Kayaknya makan sesudah snorkeling enak, so kami segera nyebur. Bawah laut Riung gak kalah bagus. Terumbu karang dan ikan2nya cantik. Akhirnya kamera underwater murah meriah ini mulai dipergunakan. Lumayan buat mengabadikan indahnya bawah laut Riung😀

Saya Pisces yang gak suka air. Gak pernah kuat berlama2 di air, udah mulai ngos2an. Snorkelingnya lanjut lagi nanti abis makan. Kami kembali ke pantai. Makanannya udah siap. Ada nasi sebakul, ikan bakar 3 ekor, mie goreng, sayur, kerupuk. Wowww. Kata si bapak, kan buat seharian. Ntar kalo lapar dimakan lagi. Kami ajak si bapak sekalian makan. Makan di pulau sepi tak berpenghuni dengan menu seperti ini dan disuguhi pemandangan yang luar biasa indah rasanya bener2… Hmmmm yammiiiii

Selesai makan, duduk2 bentar di bawah pohon, kami lanjut lagi snorkeling, sekalian ngambil foto di ujung pulau. Pulau ini bener2 bikin lupa waktu. Rasanya baru sebentar disini, ternyata udah jam 1 aja. Saatnya ke pulau lain.

Tujuan berikutnya yaitu pulau Rutong. Lebih, kecil daripada pulau Tiga, pohonnya sedikit sekali, cuma ada di puncak bukitnya. Agak kurang bersih dibandingkan pulau Tiga, banyak semak2 di pinggir pantai, ada beberapa buah tempat istirahat yang gak terawat. Tapi bukitnya lumayan bagus. Manjat lagi deh. View dari atas bukit bagus banget. Kapal kami terlihat kecil dibawah, seperti mengapung karena lautnya yang jernih. Karena udah kecapean snorkeling di pulau Tiga, kami cuma foto2 dan bersantai aja disini.

Udah mulai sore, kami lanjut berlayar. Udah mulai lapar lagi. Heheee. Enak juga makan di atas kapal sambil berkeliling. Tujuan berikutnya yaitu pulau Kelelawar. Ya, sesuai namanya, pulau ini dihuni ratusan ribu kelelawar. Sayangnya, susah buat kapal untuk berlabuh di pulau ini, karena pinggirnya dipenuhi pohon bakau. Tapi gak usah khawatir. Cukup menepi dekat rumpun bakau itu buat ngambil foto kelelawarnya. Oh iya, di pulau Kelelawar ini ada komodonya lho. Tapi jarang keliatan, karena pulaunya cukup besar.

Udah makin sore, hampir pukul 4. Waktunya pulang. Udah capek seharian keliling2, tapi sangat menyenangkan. Setelah melewati pulau2 lainnya, kami kembali ke dermaga. Lalu kembali ke penginapan beristirahat.

Sehabis magrib, kami jalan2 ke daerah pasar buat cari makan malam. Warung makan cuma ada beberapa. Pilihan lagi2 jatuh ke nasi padang yang memang available everywhere :)). Besok kami akan melanjutkan perjalanan ke Bajawa. Tidak lupa minta tolong pesankan travel sama pihak penginapan. Kami bersantai sebentar di teras, minum kopi, lalu beristirahat, siap untuk melanjutkan petualangan esok hari.

Pengeluaran hari 5:
Sewa kapal 1 hari (plus makan sama alat snorkeling): Rp 550.000
TOTAL : Rp 550.000

14 thoughts on “TRANSFLORES Day 5: Riung 17 Islands

  1. Gambarnya tetep mantep kaya biasa… Paling suka gambar kelelawarnya pas terbang, dapet banget momennya🙂
    Tapi ada sedikit ganjal di hati #halah. Pertanyaannya gimana cara si Komo nyebrang dari pulau Komodo dsk ke Riung ya? hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s