Solok dan 3 Danau

Dari bukit tinggi, perjalanan kami lanjutkan menuju Kota Solok. Bukit Tinggi – Solok berjarak kurang lebih 73 km ke arah tenggara. Untuk mencapai Solok, harus menuju Padang Panjang terlebih dahulu baru kemudian berbelok ke kiri. Tidak usah takut tersesat karena banyak penunjuk jalan.

Rute Bukitinggi – Solok (merah)

Tidak beberapa lama setelah melewati Padang panjang, dari kejauhan mulai tampak pemandangan Danau Singkarak. Hampir setengah rute perjalanan Padang Panjang – Solok akan melalui sisi timur Danau Singkarak ini. Rute ini tepat berada di pinggir Danau yang membentang dari utara ke selatan (Danau ini bentuknya seperti elips memanjang). Pemandangan sepanjang danau indah sekali, di sebelah kanan kami bisa melihat bentangan danau yang luas, dan sisi kiri dibatasi bukit bukit dan sebuah rel kereta api pengangkut batu bara. Sayangnya selama saya melewati jalan ini, tidak ada kereta api yang lewat. 

Danau Singkarak

Sesekali kami berhenti untuk mengambil foto di pinggir danau ini. Dibeberapa tempat disedaiakan semacam anak tangga untuk turun kepinggir danau.Anehnya saya malah merasa tidak berada di tepi danau, tapi seperti di pinggir laut. Permukaan danau yang berombak dan mendekati jalan, kadang ada sedikit “pantai”, dan ehhmmm cuacanya sangat panas, serasa seperti di pinggir laut * lap keringat.

Danau SIngkarak

Danau Singkarak

Katanya di danau ini ada ikan endemik yang hanya hidup di Singkarak. Nama ikannya adalah ikan bilih, ikan berukuran kecil ini banyak di jual dipinggir danau Singkarak. Rasanya krius krius renyah *lap iler

Ikan Bilih

Kurang lebih satu setengah jam (plus berhenti berhenti) akhirnya kami sampai juga disolok. Kota ini cukup besar, mungkin karena berada tidak jauh dari Kota Padang ( cuma berjarak 64 kilometer). Tidak banyak yang bisa kami lakukan disolok, jadi kami lanjutkan perjalanan menuju Alahan Panjang untuk melihat si Danau Kembar.

Salah satu persimpangan di Kota Solok

Danau Kembar bisa dicapai dari Solok melalui melalui Lubuk Selasih, lalu berbelok kekiri ke arah Alahan Panjang – Muaro Labuh. jaraknya sekitar 40-50an kilometer. Itu akses utama, namun ada juga jalan alternatif yang lebih cepat dan menantang. Saya tidak begitu ingat nama jalan alternatifnya namun jalan ini langsung tembus dari solok ke Danau Kembar. Jalannya agak kecil dan berliku liku, naik turun gunung dan bukit. Pemandangan dikiri kanan pun sangat menakjubkan. Kalau bingung tinggal buka google map pasti ada deh.

Rute Solok – Danau Kembar. Rute Biasa ( Merah), Rute alternatif ( Biru)

Danau kembar terdiri dari Danau di atas dan Danau di bawah. Sebenarnya Kedua danau ini sangat berbeda satu sama lain, tapi karena lokasinya yang berdekatan (hanya sekitar 300 meter), jadilah dia disebut danau kembar. Sekitar 45 menitan melalui jalan alternatif, akhirnya kami dapat melihat juga salah satu danau kembar. Danau yang pertama kami lihat pertama kali adalah Danau dibawah. Kami berhenti sebentar di pinggir jalan untuk mengabadikan foto kami foto danau ini.

Danau Dibawah

Sebelum sampai di jalan utama, ada satu tempat yang disebut dengan “panorama”. “Panorama ini adalah sebuah bukit yang berada di antara danau diatas dan danau dibawah. Ditempat ini kita bisa melihat danau atas dan danau dibawah sekaligus. Sesampainya di panorama, udara dingin menusuk langsung terasa, jaket yang kami pakai serasa tidak berguna. Akhirnya kami putuskan untuk mengisi perut kami dahulu dengan indomie hangat yang banyak dijual didaerah ini.

Panorama

Dari atas bukit panorama, kami bisa melihat danau dibawah di sebelah utara dan danau diatas disebelah selatan. Dari sini tampak danau ini sama sekali tidak kembar, sangat berbeda luas, bentuk dan ketinggian. Danau yang lebih luas adalah danau diatas, namun yang lebih tinggi adalah danau di Bawah. Penamaan danau ini tidak sesuai dengan kondisi aslinya. Danau diatas malah sebenarnya di bawah dan danau dibawah malah diatas. Bingung deh…

Danau di atas dari atas Panorama

Setelah puas melihat lihat dari atas bukit Panorama, kami lanjutkan perjalanan turun untuk melihat danau diatas lebih dekat. Disepanjang danau diatas, banyak yang menjual markisa dengan harga murah loh hehe.. Kawasan danau kembar ini memang memiliki agrotourism yang luas dan khas dengan perkebunan teh, markisa dan sayur mayur.

Danau di atas

Villa di Danau di atas

Didekat danau diatas, ada beberapa cottage dan villa yang bisa anda sewa. Tempat nya lumayan bagus, villanya juga bagus bagus namun harga nya saya kurang tau (tidak berani nanya haha…).Tapi kalau sekedar berfoto disekitar sini masih diperbolehkan kok :p . Disekitar Villa dan dipinggir danau banyak ditumbuhi dengan pohon pinus, yang merupakan spot yang bagus untuk berfoto.

Narsis *malu

Setelah puas menikmati keindahan Si danau kembar, kami melanjutkan perjalanan ke Pagaruyuang, Kabupaten Tanah Datar. Dari Alahan Panjang kami kembali menuju Solok, kemudian ke arah danau singkarak. Dari danau singkarak ada jalan shortcut yang langsung ke Tanah Datar.

3 thoughts on “Solok dan 3 Danau

  1. penamaan danau kembar sebenarnya memang agak membingungkan awalnya. karena dari Panorama, jalan menuju danau di atas agak menurun, sedangkan menuju danau di bawah menanjak. setelah ditelusuri ternyata penamaanya berdasarkan ketinggian permukaan airnya. Danau di bawah memang lebih tinggi namun permukaan airnya ada di bawah dan pengunjung tidak bisa ketepian danau karena tepiannya yang agak curam.
    sedangkan danau di atas, dinamakan demikian karena permukaan airnya yang lebih tinggi dan pengunjung bisa bermain-main di tepian danau itu (CMIIW)

    jadi ingin kesana lagi.. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s