Mampir di Jembatan Akar dan Air Manis

Setelah beristirahat dan makan sebentar di painan, perjalanan kami lanjutkan kembali menuju Padang. Dalam perjalanan pulang kami mampir dahulu di Jembatan Akar dan Pantai Air Manis.

Jembatan Akar

Jembatan akar tidak jauh dari Kota Painan, dalam perjalanan berkelok kelok dari Painan ke Padang nanti akan ketemu simpang 3 pasar baru , berbeloklah ke kanan untuk menuju Jembatan Akar. Jembatan ini tepatnya berada di nagari Pulut, Asam Kumbang, kecamatan Bayang Utara (CMIWW). Perjalanan dari jalan utama simpang 3 pasar baru tadi sampai ke jembatan akar menghabiskan waktu kira kira 20-30 menit (18 km). Dikiri kanan jalan akan banyak dijumpai sawah sawah penduduk, serta jalanan yang akan semakin mendaki ketika mulai mendekati lokasi.

Sesampainya dilokasi, akan tampak pintu gerbang sederhana yang menunjukkan lokasi dimana jembatan akar ini berada. Biaya masuknya sih gratis cuma perlu bayar parkir doang. Untuk mencapainya kami harus menuruni beberapa anak tangga terlebih dahulu.

Ki : Pintu masuk Jembatan Akar
Ka : Larangan tentang ikan larangan

Sesuai namanya, jembatan akar ini terbuat dari jalinan akar pohon kumbang dari kedua sisi sungai. Panjang jembatan ini sekitar 25 meter sesuai dengan lebar sungai bayang yang berada di bawahnya. Ketika pertama kali mencoba menyeberang, saya merasa sedikit takut karena jembatan ini sedikit bergoyang dombret. Jembatan ini tingginya sekitar 10 meter dari atas sungai, dibawah jembatan arus sungai bayang sangat deras dan berbatu. Untungnya, jembatan ini cukup kokoh, padahal umurnya sudah beratus tahun. Konon katanya semakin tua umurnya semakin kuat karena akar pohonnya makin lama makin besar. wow..

Jembatan akar dari sisi seberang

Puas berfoto ria di jembatan akar, kami turun kebawah dan melihat sungai Bayang lebih dekat. Sungai ini airnya jernih dan arusnya deras sehingga cocok sekali buat arung jeram. yah.. atau sekedar mandi mandilah. Katanya kalau mandi tepat dibawah Jembatan akar, nanti akan enteng jodoh ( kalau berhasil tidak hanyut ). Disungai ini katanya ada ikan larangan. Tapi saya tidak tau ikan yang mana, yang jelas ikan ini dilarang untuk di ambil.

Jembatan Akar

Sungai Bayang

Hari sudah semakin sore, kami lanjutkan perjalanan kami kembali menuju Kota Padang. Setelah melewati Teluk Bayur, sebelum sampai ke Kota Padang, ada satu lagi tempat wisata yang tidak boleh dilewatkan, yaitu Pantai Air Manis.Jaraknya sekitar 15 km dari Kota Padang, tepatnya di Kec teluk kabung, Kab Padang.

Ki : Lokasi pantai air manis
Ka : lokasi kec. Bayang, tempat jembatan akar

Perjalanan menuju Pantai Air Manis sangat mengesankan, kami melewati bukit naik turun, sesekali tampak samudra hindia dari kejauhan. Sayangnya tidak sempat saya foto. Hati-hati membawa kendaraan karena jurang di pinggir kanan jalan.

Pantai air manis adalah pantai yang sangat landai, dengan garis pantai yang luas dan ombak yang besar. Pasirnya berwarna coklat kehitaman, mirip pantai2 di selatan jawa. Yang istimewa di Pantai Air Manis adalah batu Malin Kundang. Di tepi pantai, terdapat batu Malin Kundang dan beberapa perlengkapan kapalnya, yang juga berubah menjadi batu. Berdasarkan cerita, Malin Kundang dikutuk oleh ibunya karena menolak untuk mengakui ibunya setelah bepergian ke daerah lain dan menjadi kaya.

Pantai Air Manis

Lokasi batu Malin Kundang ini berada di ujung selatan pantai Air Manis. Disitu ada batu yang sekilas tampak seperti orang sedang bersujud, disekelilingnya ada batu batu juga yang mirip seperti kapal. Untuk menambah efek dramatis, pemerintah setempat juga menambahkan ornamen-ornamen dari semen di atas batu itu sehingga menyerupai geladak kapal. Bukan itu saja, bahkan ada cetakan semen berbentuk tali tambang, tong kayu, dan sebagainya. Bener2 deh pemerintah ini merusak saja..

Batu Malin Kundang yang sudah ditambal pake semen ( ampuuun amaak…)

Jasa Foto Amatir

Terlepas dari itu, ternyata pantai air manis semakin indah menjelang matahari tenggelam. Kebetulan kami sampai disini sudah menunjukkan pukul 5 sore. Dari kejauhan kami dapat menyaksikan keindahan sunset yang tenggelam dibalik pulau pisang, yang berada tidak begitu jauh dari Pantai Air Manis.

Sunset di pantai Air Manis

Puas menikmati sunset di Air Manis, kami lanjutkan perjalanan pulang menuju Kota Padang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s