Serunya Pacu Jalur Kuansing

Pacu Jalur merupakan salah satu event yang tidak boleh dilewatkan bila anda berada di kabupaten Kuantan Senggigi, Provinsi Riau. Pacu Jalur adalah perlombaan tradisional mendayung perahu panjang, yaitu sebuah perahu atau sampan yang terbuat dari kayu pohon yang panjangnya bisa mencapai 25 hingga 40 meter. Perahu Panjang itulah yang disebut dengan Jalur. Jumlah tim pendayung untuk setiap Jalur cukup banyak antara 50 – 60 orang.

Pacu Jalur di Tepian Narosa

Pacu Jalur diselenggarakan di pinggir Sungai Kuantan (Teluk Kuantan) yang juga terkenal dengan nama Tepian Narosa di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Propinsi Riau, Indonesia.

Kebetulan sekali saya berkesempatan untuk melihat Final pacu jalur tahun ini (2012). Tidak seperti tahun tahun sebelumnya yang dilaksanakan sebelum ramadhan, tahun ini Final Event pacu jalur dilaksanakan setelah bulan ramadhan yaitu di bulan september, yang berdekatan dengan pelaksanaan PON Riau. Lokasi Pacu Jalur yang berada di Tepian Narosa berjarak kira-kira 150 km dari Kota Pekanbaru ke arah selatan. Dengan menggunakan kendaraan pribadi roda empat, saya menempuh perjalanan sekitar tiga setengah jam dari Kota Pekanbaru. Dalam perjalanan menuju Lokasi Pacu Jalur, Jangan lupa untuk mampir di Tugu Katulistiwa, Lipat Kain, Kabupaten Kampar.

Tugu Katulistiwa Lipat Kain

Setelah sampai di Tujuan, Ternyata arena pacu jalur sudah sesak di penuhi oleh pengunjung yang berdatangan dari berbagai daerah. Pacu jalur ini sepertinya sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kuansing, bahkan Riau. Buktinya Ribuan masyarakat baik tua muda, laki laki perempuan, semua datang berbondong bondong untuk menyaksikan dengan antusias. oleh karena itu setiap event pacu jalur digelar, kota taluk kuantan akan berubah menjadi lautan manusia yang penuh sesak.

Sungai Kuantan dan Tribun

Nama Jalur yang berlomba ( final)

Pacu jalur

Di tepian Narosa, kita bisa menyaksikan event pacu jalur ini di tempat tempat yang telah di sediakan. Kebanyakan gratis namun ada juga tribun yang berbayar. Biasanya lokasi yang gratis sudah dipenuhi dengan masyarakat jauh perlombaan di mulai. Kalau ingin nyaman duduk di tribun, harus membayar sekitar 30 ribu perorang. Sungai Kuantan ini di belah oleh jembatan gantung yang menghubungkan satu sisi dengan yang lainnya. jadi kalau bosan dengan view dari satu sisi sungai, bolehlah berjalan kaki menyebrang kesebelah.

Pendayung

Pendayung

Pertandingan tahun ini berjalan sangat seru, walaupun saya sebenarnya tidak begitu mengerti yang mana yang di jagokan. Hasil akhir dari Event pacu jalur tahun ini di menangkan oleh Jalur Linggar Jati J-A RAPP, Desa Pulau Kampai Pangean Kecamatan Pangean, Juara 2 Jalur Juragan Kuantan, Desa Seberang Gunung Kecamatan Gunung Toar, dan Juara 3 Jalur Pangean Fortuna Raja Ponsel, Desa Pulau Rumput Kecamatan Gunung Toar.