Trip ke Teluk Kiluan bagian 2

Menyambung cerita pada postingan sebelumnya, akhirnya saya sampai juga di Pulau Kelapa yang berada di seberang Teluk Kiluan. Pulau ini ukurannya kecil dan bisa di jelajahi hanya dengan berjalan kaki saja. Pantai di pulau ini bagus sekali, berwarna putih, bersih dan halus seperti tepung. Pantai indah itu menyatu dengan air laut yang bergradasi warna hijau – biru dengan latar belakang bukit bukit hijau. Sungguh pemandangan yang menyejukkan siapa saja yang melihatnya.

Pulau Kelapa

Pulau ini benar benar sepi, tidak ada pengunjung yang lain. Seolah olah sayalah yang menjadi pemilik pulau ini. Haha.. eh ternyata tidak. Masuk kedalam pulau ada sebuah rumah penginapan satu satunya disini. Penginapannya berbentuk sebuah rumah panggung yang terbuat dari kayu dan di cat warna warni. Kamar yang ada kalau tidak salah ada 6 kamar dengan masing masing kamar bisa diisi 4-5 orang. Ukuran kamarnya cukup lega dengan kasur double. Biaya sewa perharinya 150 ribu.

Penginapan satu satunya di Pulau Kelapa

Setelah beristirahat sejenak dan melatakkan barang barang didalam kamar, saya langsung berlarian ke arah pantai untuk berenang dan mengambil beberapa foto sebelum Matahari Terbenam. Pulau ini cukup unik karena memiliki 2 sisi yang berbeda, disalah satunya terdapat pantai yang landai dengan air laut yang tenang sementara disini lain terdapat pantai dengan batu batu karang berukuran besar yang menghadap ke Samudra Hindia. Bagian yang menghadap samudra Hindia ini memiliki ombak yang sangat besar, jadi berhati hatilah kalau nekat berenang disana. Dari pulau bisa kelihatan sebuah gunung unik dengan sedikit tonjolannya (ntah apa namanya) dan juga bukit bukit dan jalan turunan yang saya lalui untuk menuju ke Teluk Kiluan tadi.

Pantai Pulau Kelapa

Matahari akhirnya tenggelam juga dan hari semakin gelap. Sumber penerangan disini hanyalah menggunakan genset yang dinyalakan kalau malam saja. Saya cek hp saya yang menggunakan telkomsel, ternyata disini tidak ada sinya sama sekali kecuali dibibir pantai. Itupun hilang timbul. Masalah makan jangan khawatir karena selain menyediakan penginapan, pengelola penginapan juga menyediakan makanan seadanya yang cukup mengeyangkan. Mungkin karena kecapekan dan kekenyangan, akhirnya belum jam 10 saya sudah tertidur dengan pulasnya.

Suasana Sunset

Pagi pagi sekali saya sudah bangun dan sarapan mie sebelum melakukan aktivitas saya pagi ini yaitu snorkeling. Tidak perlu repot repot membawa peralatan snorkeling sepertin fin, masker, snorkel dll karena penginapan ini juga menyediakannya. Cukup merogoh kocek 20 ribu saja sudah bisa menyewa peralatan snorkeling seharian. Namun yang disayangkan saya tidak punya kamera underwater dan disinipun tidak ada penyewaan kamera underwater sehingga saya harus cukup puas dengan melihat saja tanpa mendokumentasikannya.

Ayo Snorkling

Ada beberapa lokasi tempat snorkeling di sekitaran pulau kelapa, salah satunya adalah yang berada di sisi selatan pulau dekat batu batu karang besar. Kalau yang didekat pantai karang karangnya sudah banyak yang rusak, seperti habis kena bom atau semacamnya. Namun makin kearah selatan karang karang semakin bagus dan ikan ikan pun warna warni pun mulai bermunculan. Cukup lama saya bersnorkling membiarkan badan saya terbawa arus sambil menikmati indahnya taman laut di Teluk Kiluan. Ada ratusan ikan ikan kecil berwarna warni menghipnotis saya dengan keindahan, bgitu juga dengan karang karangnya. Tidak sadar saya sudah berada ntah dimana.

Tidak mau terlalu terlena, saya cukupkan bersnorklingnya dan dilanjutkan dengan menjelajah beberapa bagian pulau yang belum sempat saya kunjungi. Disisi pulau yang menghadap samudara Hindia terdapat banyak sekali batu batu karang besar berwarna coklat tua yang indah sekali. Sesekali terdengar deburan ombak besar memecah di karang karang tersebut.

Ombak besar

Saya mencoba memanjat beberapa karang besar yang tinggi, cukup sulit memang karena agak curam dan licin. Namun susah payah itu terbayar dengan pemandangan luar biasa dari atas karang. Sebuah pemadangan hamparan laut Samudra hindia dan karang karang besar serta siluet bukit dan gunung di pulau Sumatra.

View Teluk Kiluan

Tepat jam 12 siang, saya berkemas kemas dan bersiap meninggalkan Pulau Kelapa kembali meuju Teluk Kiluan untuk mengambil motor dan pulang. Ohya, Janjian dengan pemilik kapal jukung yang mengantar ke Pulau Kelapa 1 hari sebelumnya supaya ada yang menjemput pulang. Oke?

Bersiap meninggalkan Kiluan

Selamat tinggal Teluk Kiluan. Walaupun awalnya saya sempat kecewa, tapi ternyata keindahan Teluk Kiluan dengan pulau dan lumba lumbanya itu memang luar biasa. Pantaslah bila Teluk Kiluan banyak menjadi incaran para backpacker. Rugi banget kalau tidak ke Kiluan.

2 thoughts on “Trip ke Teluk Kiluan bagian 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s