Pesona Belitung Timur

Belitung timur tidak melulu hanya mengenai laskar pelangi, masih banyak hal lain yang bisa dilihat dari Belitung timur yang tidak kalah indah dengan kabupaten tetangganya.  Belitung timur yang beribukota di Manggar ini memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik, mulai dari pantainya, bangunan bersejarah, sumur air panas, museum, dll.

Pantai Burung Mandi

Perjalanan dari Tanjung Pandan Belitung menuju Manggar menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan dengan motor. Jalannya lurus aja dari barat ke timur. Kalau dari gantong ke manggar tidak sampai setengah jam. Karena keterbatasan waku, saya Cuma mengungjungi beberapa tempat saja yang menurut saya cukup menarik yaitu A1, Pantai Nyiur Melambai, pantai Burung Mandi dan vihara Dwi kwan im san.

Ngopi di Manggar

Sebelum berangkat kita ngopi ngopi dulu.. Memang tidak bohong kalau Manggar disebut sebagai kota dengan 1001 kedai kopi, karena memang disepanjang jalan kedai kopi bertebaran dimana mana. Tampak beberapa bapak bapak asik menikmati kopi sambil bercerita cerita persis sama seperti di novel Laskar Pelangi. Ahh nikmat rasanya…

Ngopi dulu

 A1

Tempat apa pula ini namanya kok aneh? A1? A1 ini dulunya adalah kompleks bekas perumahan PN Timah di Belitung. Namun sekarang sudah tidak ada lagi, yang tinggal hanyalah bekas bekas peninggalan berupa rumah rumah tua bergaya kolonial belanda.  A1 ini disebut juga dengan bukit samak. Disebut demikian karena memang lokasinya yang berada di atas bukit. Dari atas bukit Samak ini kita bisa duduk duduk sambil menikmati pemandangan manggar serta pemandangan laut dan pantai dari kejauhan.

Suasana dari atas A1

 Pantai Nyiur Melambai

Turun dari A1, Saya menuju ke Pantai Nyiur Melambai. Tempat ini dekat saja dari Manggar, tepatnya berada di desa Lalang Kecamatan Manggar.  Pantai ini bagus sekali dengan landscape pantai yang landai, pasirnya putiiiiiiihhh. Di sepanjang pantai banyak terdapat pohon pohon kelapa yang tersusun rapi.

pantai Nyiur Melambai

Selain pantai, di Pantai Nyiur Melambai juga terdapat beberapa arena tempat bermain untuk anak anak dan lapangan untuk volley pantai. Keindahan pantai ini tidak kalah bila dibandingkan dengan pantai yang berada di Bali.

Pasir putih

Pantai Burung Mandi

Pantai ini berada di sebelah utara dari Manggar, di Desa burung mandi. Kurang lebih 15 menitan naik motor. Pantai ini berbeda dengan pantai nyiur melambai tadi karena pasirnya tidak berwarna putih namun kecoklatan dan bertekstur agak keras padat. Kadang2 tampak garis-garis hitam (besi).

Gaya dulu ah…

Selain sebagai tempat wisata, pantai burung mandi juga digunakan nelayan setempat untuk mencari nafkah. Tidak heran banyak perahu perahu nelayan yang jumlahnya puluhan dengan warna mencolok yang beranekaragam yang menambah keindahan pantai ini.

Lalu burung apa yang mandi disini?

Vihara Dwi Kuan im san

Letaknya masih di desa Burung Mandi, tidak jauh dari pantai burung mandi. Bangunan bersejarah milik umat budha ini sudah berusia ratusan tahun.  Konon katanya di bangun sejak tahun 1747. Selain menikmati keindahan Vihara ini dari luar, kita juga bisa masuk kedalam kok asal kan minta izin dulu dengan penjaganya. Gratis kok.. hahaha…

Bentuk Viharanya…

Masih buanyaaaak lagi yang lain tapi saya harus buru2 meninggalkan belitung timur menuju tanjung pandan karena saya akan segera pulang…

One thought on “Pesona Belitung Timur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s