Selamat Datang di Sulawesi Selatan

Sulawesi selatan jangan sampai luput dari tujuan jalan jalan anda karena propinsi ini memiliki banyak sekali destinasi wisata yang indah dan unik. Mulai dari kota Makassar, Perahu pinisi, Karst karst di Maros, Sampai dengan keunikan tradisi di Tanah Toraja . Terlepas dari itu semua, saya pribadi punya hubungan dan ketertarikan tersendiri terhadap Sulawesi Selatan. Saya lahir di Sumatra namun nenek moyang saya berasal dari Sulsel, tepatnya di Kabupaten Wajo dan Sidrap. Oleh karena itu sengaja saya habiskan waktu  4 hari untuk menjelajah sebagian dari Sulsel mulai dari Kota Makassar, TNBB di Maros, Tanah Toraja dan berakhir dengan nostalgia di Sidrap dan Wajo.

Selamat datang di Sulsel

Saya sampai di Bandara Sultan Hasanuddin makassar kira kira jam 2 siang. Panas terik diluar tidak terasa begitu memasuki ruang bandara. Interior bandaranya sungguh menarik dan unik, dipenuhi kaca kaca dan dengan atap warna warni sehingga terkesan luas dan modern. Disalah satu ruangan terdapat replika perahu Pinisi yang sering di penuhi orang orang yang mau berfoto. Tidak mau ketinggalan yang lain, sayapun ikut mengabadikan foto saya di dekat perahu ini.

Perahu pinisi

Lokasi bandara ini bukan di dalam kota Makassar namun berada di kabupaten Maros yang jaraknya cukup jauh dari kota Makassar. Untuk menuju makassar banyak pilihan mulai dari yang paling mahal dengan menggunakan taksi, ojek, bus damri, sampai dengan naik angkot (pete pete). Kalau beramai ramai lebih baik pakai taksi, tapi kalau cuma sediri lebih baik ngojek atau pakai taksi. Yang paling murah tentu naik angkot, tapi harus menunggu  shuttle bus yang mengantar ke pinggir jalan, karena jarak bandara ke jalan raya cukup jauh. Setelah itu baru naik angkot 2x sampai ke Pusat Kota. Repot memang. Biaya naik taksi sih antara 50-100 ribu, bus damri 15 ribu, naik pete pete 3 ribu doang. Saya sendiri pake taksi aja, lg banyak duit hahaha…

Peta Sulsel

Sesampai di kota makassar, saya mencari penginapan di skitaran jalan Jampea karena saya dengar disana penginapan cukup murah. Setelah muter sana sini ternyata penginapan dengan harga standar sudah banyak yang penuh. Sampai akhirnya saya sampai di Jl. Flores dan ketemu penginapan Permata namanya.  Bentuknya dr luar kayak ruko tapi didalamnya cukup bersih dan nyaman dengan harga yang terjangkau (100ribuan). Selain disitu banyak juga penginapan di Jl. Sulawesi, Jl.Serui, Jl. Bali dan sekitarnya.

 Selamat datang di Sulawesi Selatan dan di Kota Makassar.. ayo kita jelajahi satu persatu satu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s