Itinerary 3 : Bali Timur Laut bagian 2

Hari ke 3 saya masih akan mengunjungi beberapa objek wisata di wilayah Timur Laut dari Kuta yaitu di Ubud dan sekitarnya. Perjalanan hari ini lebih santai dari 2 hari sebelumnya karena lokasi antara satu dengan lainnya tidak begitu jauh.  Memang hari rute hari ke 3 ini dibuat sebagai penyegaran dan rileks setelah perjalanan jauh kemarin kemarin. Rutenya adalah Kuta – Sukowati – Goa Gajah – Ubud – Kuta.

Rute 3 Tentang Seni

Sebenarnya saya berniat melihat sunrise di Sanur namun lagi lagi saya kesiangan. Haha.. Jadilah saya langsung ke Pasar seni Sukowati.

PASAR SENI SUKOWATI

Sebenarnya saya ke sini tidak untuk berbelanja sekarang, hanya untuk melihat lihat barang barang yang menarik saja. Selain itu saya sudah lama penasaran dengan barang seni apa saja yang ada disini. Lama perjalanan kira kira 30-60 menit dari Kuta.

Pasar seni Sukowati

(sumber foto)

Ternyata barang barang yang ada di Pasar seni Sukowati ini lumayan lengkap, ada banyak patung patung, lukisan berbagai ukuran, tas, kalung, gelang, pakaian, baju2 adat, dll. Harga barang disini relatif murah dan masih bisa ditawar.

GOA GAJAH

Sebelum ke ubud saya ke Goa Gajah dulu, kira kira 30 menitan dari pasar seni Sukowati.  Pura goa gajah ini terletak di desa Bedulu sekitar 6 km dari Ubud. Harga tiket masuknya 15 ribu. Usahakan setiap pergi ke Pura menggunakan pakaian yang sopan dan rapi. Namun kalau kebetulan tidak pakai celana panjang, nanti petugas akan meminjamkan selembar kain.

Ukiran di pintu masuk goa gajah ini cukup unik, berupa ukiran wajah dengan mata yang melirik kekanan (cukup menyeramkan), disertai mulut yang menganga lebar yang menjadi pintu masuk kedalam goa. Didalam goa terdapat tiga 3 arca yang saya lupa namanya.

Goa Gajah

Dibagian depan pintu masuk goa terdapat 7 buah air mancur yang berada diatas kolam berisi beberapa ekor ikan.  Nah kalau disebelah kiri dari pintu masuk goa, terdapat puing puing candi yang rusak karena gempa. Puing puing candi itu sudah sulit dikenal karena tertutup lumut dan berserakan didepan kolam.

Mata air didepan goa gajah

Trus gajahnya mana ya?

UBUD

Ubud adalah surganya pecinta seni, sebab disepanjang jalandi ubud dan disetiap pelosoknya tidak lepas dari kegiatan dan aktivitas yang sifatnya nyeni. Disini banyak sekali galeri galeri seni yang memamerkan lukisan, ukiran, dan barang seni lainnya. Selain itu banyak sering pula pertunjukan musik dan tari yang digelar setiap harinya di Ubud.

Peta Ubud

Keindahan alam di ubud juga menjadi daya pikatnya. Ubud terletak di antara sawah sawah dan hutan serta tebing tebing yang tenang menjadikan Ubud tempat yang tepat untuk rileks dan istirahat. N Jangan heran bila di Ubud banyak ditemukan jasa jasa dibidang kesehatan seperti Spa, Massage, Yoga, dll untuk menyegarkan diri setelah penat beraktivitas. Seperti dikuta, disini juga banyak sekali penginapan-penginapan yang biasanya dihuni oleh turis luar.

Selain itu banyak lagi tempat wisata di Ubud yang sayang untuk dikunjugi. Salah satu diantaranya adalah Museum Antonio Bianco

MUSEUM ANTONIO BLANCO

Don Antonio Blanco adalah seorang pelukis terkenal berkebangsaan Prancis dan menetap di bali setelah menikah dengan seorang wanita Bali. Lokasi museum ini berada di Utara ubud dipinggir jalan menuju Monkey Forest. Tiket masuk kedalam museum ini adalah 30 ribu untuk turis local dan 50 ribu untuk turis luar.

Pintu masuk menuju museum

Dari luar museum ini sudah tampak megah sekali ditandai dengan ukiran naga besar di kiri kanan dan sebuah pahatan tanda tangan Antonio Blanco berukuran raksasa tepat ditangga menuju pintu masuk. Masuk kedalam, saya tidak diperbolehkan mengambil foto demi menjaga keamanan koleksi lukisannya. Sedikit saya gambarkan mengenai lukisan didalam, koleksi lukisan di museum ini benar benar luar biasa, walaupun sekilas banyak yang kelihatan porno. Hihihi…. Selain lukisan, di halaman museum juga ada semacam kebun binatang mini.

Salah satu lukisan Antonio Blanco

Sebenarnya saya masih ingin melanjutkan perjalanan ke Monkey Forest namun karena pada hari pertama saya sudah pernah berjumpa ratusan monyet di Alas Kedaton, akhirnya saya pilih bersantai-santai saja di sekitaran Ubud.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s