Berburu oleh oleh di Sorong

Berburu oleh oleh buat saya adalah hal yang menyebalkan. Tidak saja karena menambah berat beban bawaan tapi juga menghabiskan banyak uang ( baca = pelit ). Terlebih lagi di Sorong ternyata mencari oleh oleh khas ternyata sulit sekali. Toko toko souvenir Cuma 1-2 saja, dan pilihannya pun tidak banyak. Untuk itu saya coba buatkan daftar barang barang dan tempat yang mungkin bisa menjadi pilihan untuk berburu oleh oleh.

Saya pilih koteka yang panjang

Kalau ingin mencari pernik pernik khas papua banget, cobalah datang ke Toko Irian Jaya Art dan Souvenir di Jalan Ahmad Yani, Remu Utara. Disana ada beberapa barang yang cukup unik yang didatangkan dari wamena dan daerah pedalaman papua lainnya. Karena dibawa dari jauh, barang barang disini lumayan mahal.  Ada Koteka berbagai ukuran dan bentuk, bulat, panjang, bengkok, besar, kecil, pokoknya semua ada deh. Harganya 1 koteka seharga 35-50 ribu. Mahal memang, jadi saya beli satu saja, lagian membawa koteka cukup repot karena kulitya rapuh seperti kulit telur.

Selain Koteka, ada tas tas dari kulit kayu sagu dengan hiasan bulu-bulu. Ada juga tas Noken khas pedalaman papua, rok berumbai2, topi kulit kayu khas papua, kalung, gelang,patung patung pahatan, batu-batu cincin dll. Bahkan ada tombak, busur dan Panah juga. Namun sayang semua harganya cukup menguras kantong.

Kalung tradisional buatan masyarakat pedalaman papua, perhiasan batunya seperti tawas. mungkin bisa dipake sebagai pengganti deodorant.

Dipapua ada batik juga loh… Kalau tertarik dengan batik, saya sarankan untuk mengunjungi Aneka Batik di Jalan Basuki Rahmat tidak jauh dari bandara DEO Sorong. Disini tersedia batik berbagai corak dan motif khas papua, ada yang sudah jadi ada yang masih berupa kain panjang. Harga batik permeter  bervariasi tergantung bahan dan motif. Ohya warna batik papua ini sangat cerah dan terang, berbeda dengan batik jawa. Warnanya dari hijau muda, kuning, merah, emas, pokoknya meriah sekali.

Warna warni batik papua

Kalau mau cemilan khas Sorong silahkan coba keripik keladinya.  Rasanya enak, gurih dan bikin ketagihan. Keripik ini banyak di jual di Mall di Sorong (Saga atau Mega).  Kalau pusat produksinya saya kurang tau.  Oleh oleh khas lainnya adalah Sarang Semut, ini bukan makanan ya tapi obat-obatan yang (katanya) bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bentuknya berupa bongkahan bongkahan berwarn coklat, yang berlubang lubang. Menurut keterangan penjualnya, Sarang semut ini sebenarnya adalah sejenis umbi umbian yang kemudian dihuni oleh koloni semut sehingga bentuknya berubah jadi berlubang-lubang. Saya beli sarang tersebut sebanyak 1 kg dengan harga 50ribu. Saya terkaget begitu menyadari bahwa 1 kilogram sarang semut itu ternyata sekantong plastik besar. Nambah beban bawaan nih… Selain Sarang semut, di Sorong juga banyak yang menjual Sari Buah Merah yang (katanya) bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.

kepingan sarang semut

Ada lagi nih oleh oleh yang paling oke tapi harganya cukup mahal yaitu Mutiara. Mutiara ini adalah hasil ternakan kerang kerang mutiara yang terdapat di perairan Raja Ampat. Ada beberapa toko yang menjual mutiara, salah satunya yang berada di Remu Utara (saya lupa nama tokonya). Disini tersedia mutiara berbagai ukuran, bentuk, dan warna dengan harga yang “lumayan”.

Dua buah mutiara hitam seharga diatas 700 ribu.

 Sepertinya oleh oleh yang saya bawa sudah cukup banyak dan merepotkan. Selamat berburu oleh oleh…

7 thoughts on “Berburu oleh oleh di Sorong

  1. Oleh2 yg cocok buat orang banyak di kantor kynya keripik keladi nih..hehehe..
    Sarang semut rasanya kyk apa itu? Langsung dimakan atau perlu di seduh/rebus?

  2. Pingback: Oleh Oleh Khas Irian Jaya - Jenis Khas Ole Ole Makanan Kuliner di Medan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s