Menikmati Sunset dan Seafood di Tembok Berlin Sorong

Di Kota Sorong ada satu tempat yang menjadi tempat nongkrongnya anak-anak muda dan anak-anak tua juga sih. Tempat tersebut biasa disebut penduduk local sebagai “tembok”,  atau “tembok berlin”.  Dinamakan Tembok karena memang ada bangunan tembok yang menjadi penghalang air laut masuk kejalan terutama saat air laut pasang dan ombak besar. Kalau air laut sedang sedang surut malah muncul pantai yang katanya dikenal sebagai pantai Lido. Mengenai nama tembok berlin sendiri saya tidak tau dari mana asalnya kok bisa disamakan antara tembok dijerman sama tembok di Sorong. Hedeuuh….

Tembok Berlin

Ohya mengenai Pantai Lido, sebenarnya pantai ini cukup bagus, airnya cukup jernih, karang karang masih ada dan beberapa ikan karangnyapun masih ada yang berenang kesana kemari. Hanya saja karena letaknya dipinggir jalan,masih banyak orang yang se enaknya membuang sampah disini, dipinggir pantai ini dipenuhi sampah-sampah yang sangat menganggu pemandangan mata dan hidung.

Tembok berlin dan p Lido

Yang paling istimewa dari Tembok Berlin ini adalah panorama sunsetnya yang luar biasa.  Letak tembok berlin ini memang pas menghadap ke Barat sehingga kita dapat menyaksikan Sunset yang sempurna. Dari kejauhan kita bisa siluet kapal – kapal besar yang sedang berlayar maupun pulau pulau kecil disekitar Sorong seperti Pulau Buaya.  Disore hari disepanjang Tembok banyak anak-anak muda nongkrong sambil menikmati Saraba yang banyak dijual dipinggir jalan.

Tembok berlin

Tembok berlin

Pemandangan menjelang sunset ditembok

Dimalam hari suasana disini bertambah ramai dengan munculnya warung warung tenda yang menyediakan berbagai masakan seafood, chinese food, serta makanan daerah lain seperti makassar, jawa, sunda, dan manado. Rasa masakannya lumayanlah mungkin karena memang bahan baku seafoodnya masih segar, hanya saja disayangkan harga makanan dan minuman disini selangit.  Ya, Mahal banget!. Pokoknya kalau cuma bawa duit yang warna hijau pasti masih kurang deh.

Makan ikan satu berame2

Akhirnya karena keburu udah ditempat makan, dan malu untuk “cancel”, akhirnya kami pesan 1 ikan saja untuk beramai-ramai. Toel2 ikannya dikit dikit aja ya… Irit.

Berfoto narsis ditembok, dikiri kapal-kapal dan dikanan siluet pulau buaya

Yah semoga kedepannya tembok berlin, tenda tenda seafoodnya, dan pantai lidonya bisa dikembangkan kearah yang lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s