Jalan Jalan singkat di Manokwari

Selama 3 hari 2 malam kami para dokter PTT Papua Barat akan mendapat pembekalan sebelum di berangkatkan ke tempat penugasan masing-masing.  Diantara waktu senggang pembekalan, kami sempatkan diri untuk melihat melihat kondisi  kota Manokwari. Manokwari terletak di utara pesisir pantai Papua barat, tepatnya sepanjang teluk Dorey, berbatasan langsung dengan laut di utara dan bukit bukit di selatannya. Kota ini memang pantas jadi tempat wisata karena menawarkan kombinasi pemandangan yang menakjubkan antara hijaunya hutan, tingginya bukit, putihnya pantai dan birunya lautan serta budaya lokal asli yang menawan.

Pemandangan Manokwari

Banyak sekali tempat wisata menarik di Manokwari, namun karena keterbatasan waktu kami Cuma bisa mengunjungi beberapa tempat saja diantaranya :

Pasar
Dimanokwari terdapat 2 pasar tradisional yaitu Pasar Sanggeng dan Pasar Wosi. Disini bias dilihat denyut nadi perkenomian masyarakat serta hiruk pikuknya. Di pasar ini dapat ditemukan bermacam-macam buah yang diproduksi oleh petani-petani lokal. Terkadang binatang-binatang buruan seperti babi hutan, tikus tanah, dan daging rusa dijual oleh penduduk asli.  Untuk pertama kalinya saya kaget karena melihat babi besar berkeliaran dengan bebasnya di pasar.

Suasana pasar

Pantai
Banyak pantai dimanokwari, diantaranya adalah pantai Amban dan Pantai Pasir Putih, Letaknya hanya berjarak 4-5 kilometer (10 menit)  dari Kota Manokwari dan bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda 2 maupun roda 4.

Pantai Pasir putih

Pemanggil ikan
Di pantai Bakaro, manokwari timur, Seorang warga kampong disana punya kemampuan unik yaitu memanggil ikan.  Nama warga itu adalah Lukas Barayo. Dia mampu memanggil ikan untuk berkumpul hanya dengan menggunakan peluit.  Setiap kali peluit dibunyikan, ikan ikan berkumpul, seolah olah mendengar suara peluit tersebut.

Memanggil ikan

Roti Abon Gulung
Ini dia nih makanan yang sering di jadikan oleh oleh dari Manokwari. Roti abon gulung ini ukurannya lumayan besar, rasanya khas dan enak, mengenyangkan dan memang bikin ketagihan. Harganya 10.000 per roti, kedengarannya mahal tapi memang sesuai dengan ukurannya yang lumayan besar, abonnya yang banyak diluar maupun didalam roti, serta rasanya yang enak. Harus di coba nih.

Roti abon gulung

Tempat wisata lainnya Seperti Pulau Mansinam, Danau Anggi, Cagar Alam Pegunungan Wondiwoy, Hutan Wisata Gunung Meja, dll namun tidak bisa dikunjungi karena jauh dan keterbatasan waktu. Maybe someday?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s