Orang Utan di Bukit Lawang

Hari ini bertepatan dengan dilaksanakannya pemilu 2009, hari pesta demokrasi bangsa Indonesia. Terus terang saya tidak ikut berpartisipasi dalam pemilu karena nama saya tidak terdaftar didaerah yang saya tempati. Tapi untungnya saya libur, sehingga saya ada kesempatan untuk jalan-jalan.  Kali ini tujuan saya adalah bukit lawang, disana saya ingin melihat pusat rehabilitasi orang utan.

Sekitar jam 9an saya sudah berada di bundaran tanah lapang di Binjai. Kata orang disana, biasanya banyak mobil yang berangkat ke bukit lawang setiap harinya, namun karena hari ini bertepatan dengan pemilu, maka banyak mobil yang tidak beroperasi. Akhirnya sekitar jam 10 lewat saya dapat juga mobil menuju bukit lawang, walaupun harus berdesak-desakan. Untung saja cuaca hari ini tidak begitu panas. Disepanjang perjalanan saya banyak melihat perkebunan sawit dan karet. Selain itu banyak sekali sapi-sapi berkeliaran, bahkan dijalan-jalan.  Perjalanan saya tempuh selama kurang lebih 2 jam. Jalannya tidaklah rumit, tinggal naik mobil aja dan nanti turunnya diujung jalan, yaitu diterminal bukit lawangnya. Ongkosnya tidak begitu mahal, cuma 10ribu. Untuk menuju objek wisatanya, dari terminal cukup naik becak aja sekitar 5 menit.

Bukit Lawang

Akhirnya sampai juga saya di tempat tujuan. Terlihat sungai bahorok yang cukup lebar dengan arus yang lumayan deras. Tampak banyak orang yang sedang asik bermain air. Dipinggir-pinggir sungai banyak sekali penginapan dan toko-toko. Untuk menyeberangi sungai, terdapat 2 buah jembatan kayu, yang kalau dinaiki dinaiki bergoyang-goyang dan berbunyi krek krek krek… ngeri juga. 5 (2 Nopember 2003) tahun yang lalu pernah terjadi banjir bandang besar disini, bencana itu merupakan bencana lingkungan yang dahsyat, yang memporakporandakan perkampungan dan menelan korban yang tak sedikit. Namun sekarang wisata bukit lawang sudah bangkit kembali. Masih terlihat sisa-sisa bekas banjir besar waktu itu. Pengunjung yang datang, baik dari manca negara ataupun turis lokal, memiliki interest yang berbeda. Umumnya para wisatawan dari luar negeri lebih suka melakukan perjalanan ke hutan untuk melihat indahnya kekayaan alam yang ada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser ini. Berbagai primata dapat dilihat, burung dengan kicauan yang merdu terdengar, dan jenis-jenis serangga yang indah. Sedangkan kalau turis lokal biasanya cuma mau mandi-mandi dan basah-basahan doang.

arum jeram

Setelah puas berkeliling-keliling dan foto-foto, saya lanjutkan perjalanan menuju tujuan utama saya yaitu, pusat rehabilitasi orang utan yang terletak di taman nasional gunung leuser. Untuk menuju kesana cukup berjalan saja lurus disepanjang tepi sungai. Jalan yang dilalui naik turun. Untuk mencapai kesana memerlukan waktu kurang lebih 20 menit berjalan kaki. disepanjang perjalan banyak sekali jungle inn dan bule bule.. how r u sir? Haha.. Akhirnya saya sampai didepan pintu masuk taman nasional gunung leuseur. Namun untuk menuju kesana, harus melewati dahulu sungai bahorok yang cukup dalam dan deras. Untuk menuju kesana, disediakan perahu yang hanya beroperasi pada saat jam orang utan diberikan makan, yaitu jam 8 pagi dan jam 3 sore. Waktu di hp saya masih menunjukkan jam 1an siang. Sambil menunggu saya asik berfoto-foto dan berbincang bincang dengan pengunjung lainnya. Turis2 lokal biasanya tidak ingin melihat orang utan, biasanya mereka setelah sampai ditempat ini akan bermain arung jeram dengan ban. Seru juga sih..ber arung jeram disini, cuma karena aku sendiri, dan aku ga bawa baju ganti, aku ga ikut-ikutan seperti mereka.

Ornag Utan

Tepat jam 3, akhirnya saya berhasil menyeberang dengan bantuan perahu kecil. Saya sampai juga di taman nasional gunung leuser. Rata-rata yang ikut adalah orang dari luar negeri, ada yang dari amerika, eropa, Australia, Malaysia, dll. Saya sempat heran kenapa justru orang Indonesia tidak tertarik melihat negeri mereka sendiri? Okelah,lupakan, kini saatnya melihat orang utan!.. Dengan dipandu beberapa pemandu wisata, kami menjelajahi rimbunnya gunung leuser. Tanjakan demi tanjakan kamu lalui sampai akhirnya kami tiba diujung jalan. Segera pemandu memanggil orang utannya… kami sibuk mencari mana ya orang utannya? Kresseekk… dari balik rimbunnya daun dan pepohonan yang tinggi, akhirnya kami melihat orang utan. Langsung saja saya foto-foto sampai puas. Orang utannya turun dari pohon dan mendekati kami.

Orang Utan

Oleh pemandu  wisata, si orang utan diberi minum dan diberi makan pisang. Dia minumnya pake gelas. Pintar juga ya.. Kami semua sibuk memfoto dia, udah seperti artis aja. Setelah kenyang, kemudian dia pergi. Jangan sampai punah ya… jangan ragu2 untuk bercinta yang sering.. banyak-banyakin anak.. hehehe pokoknya kamu jangan sampai punah ya.. hari ini kami hanya menjumpai satu aja orang utan. Kata pemandunya sih karena mau hujan, jadi orang utannya jadi malas keluar. Kenapa ga dikasi payung pak? Hehehe..

Jam 4 kami sudah selesai, saya langsung buru-buru menuruni bukit untuk menuju ke terminal. Saya takut tidak kebagian mobil ke binjai. Untung saja masih ada satu mobil terakhir. Didalam mobil ada 2 orang bule, disepanjang perjalanan cerita cerita terus. Chinnta… Loeeerhhaa… hahaha.. Mobilnya benar benar pebuh sesak, didalam mobil diisi 20 orang termasuk sopir. Ditambah lagi 2 orang duduk diatas atap dan 1 orang menggantung dibelakang. Didalam mobil ada yang bawa pakis, bentuknya lucu, seperti bulu2 orang utan..

5 thoughts on “Orang Utan di Bukit Lawang

  1. Hi adin, thanks banget buat tulisannya… saya juga rencana pergi ke sana, boleh bantu saya utk info2nya? please… thanks..

  2. makasi ya da mau nengok wisata di bukit lawang,,,soal nya qu pun suka ma wisata itu,,,
    pa lg lau hre lbur,,qu sring ksana heheheee,,,,,

    thanks ya ,,,

    • terimakasih buat lauren.. klo ada kesempatan kita bisa pergi berwisata kesana bersama2 hehe.. buat imam zz, promosikan terus ya bukit lawang🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s