Green Canyon

Sudah menjadi kebiasaan setiap libur perpindahan dari satu stase ke stase lain kami pakai untuk berjalan jalan sekedar untuk menghilangkan penat setelah selesai ujian interna. 2 hari libur ini kami gunakan untuk menelurusi keindahan alam Indonesia tepatnya di propinsi Jawa Barat.

Tidak jauh dari Pangandaran ada sebuah lokasi wisata alam yang juga menjadi daya tarik Kabupaten Ciamis. Green Canyon namanya, yang merupakan perjalanan menelusuri sungai Cijulang yang terletak di barat Pangandaran. Dinamakan Green Canyon, sebab sisi-sisi sunga Cijulang dipenuhi oleh pepohonan nan hijau dan sebagian besar merupakan tebing. Dari Pangandaran ke Green Canyon dapat ditempuh selama lebih kurang 20 menit, atau hanya sekitar 20 km saja. Karena masih termasuk obyek wisata andalan Kabupaten Ciamis, papan petunjuk jalan ke Green Canyon banyak terpasang di sepanjang jalan dari Pangandaran ke Cijulang.

Sebenarnya wilayah ini bernama Cukang Taneuh, yaitu bahasa Sunda dari ‘jembatan tanah’. Dinamakan jembatan tanah, karena di bagian atas sungai Cijulang ini menyerupai jembatan selebar kurang lebih 40 meter yang menghubungkan Desa Batukaras dengan Desa Kertajaya, Cijulang.Nama Green Canyon sendiri, konon diambil dari warna Sungai Cijulang yang berwarna hijau toska saat musim kemarau dan mengalir menyusuri lembah, sehingga disebut Lembah Hijau atau green canyon.Tapi ada juga yang mengatakan, nama Green Canyon diberikan oleh turis asal Perancis yang bernama Frank dan Astrid. Keduanya datang sekitar tahun 1990 ke Cukang Taneuh dan mengatakan tempat itu mirip dengan Grand Canyon di Amerika.Terlepas dari persoalan nama, sayangnya obyek wisata yang mulai dikembangkan tahun 1991 ini, belum menjadi tujuan utama wisata. Selain belum banyak yang tahu, lokasinya yang cukup jauh pun kerap menjadi kendala.

Obyek wisata ini buka setiap hari dari pukul 07.30 hingga 18.00. Khusus untuk hari Jum’at dimulai pada pukul 13.00 hingga 18.00. Untuk mengarungi sungai Cijulang, pengunjung harus menggunakan perahu yang sudah disediakan oleh pihak pengelola. Untuk menyewa perahu, pengunjung harus merogoh kocek sebesar Rp 75.000. Hmm, terdengar mahal bukan? Akan tetapi satu perahu mampu memuat hingga 5 pengunjung, jadi kalau satu perahu terisi penuh maka masing-masing penumpang sebenarnya harus membayar Rp 15.000 saja. Kok jadi murah ya? Sesuai prosedur keselamatan, masing-masing perahu dilengkapi oleh dua pengemudi dan jaket keselamatan.

green canyon

Nah.. disepanjang perjalanan menuju green canyon, kita akan dimanjakan hijaunya sungai dan pohon pohon di sekitarnya. Tapi jangan sekali-kali berenang di sungai tanpa pelampung, karena meski terlihat dangkal, kedalaman sungai bisa mencapai 2 meter. Belum lagi arusnya yang lumayan deras, karena Sungai Cijulang merupakan muara menuju laut lepas. Kami berperahu selama 15 menit menyusuri sungai yang cukup lebar dan diapit lembah yang rimbun oleh pepohonan.

green canyon

Di depan apitan lereng tebing, terlihat air terjun yang disebut air terjun Palatar. Agak ke dalam, saya merasa berada di sebuah gua besar dengan atap yang terbuka, sehingga sinar matahari dapat masuk ke celah-celahnya.Di dalam gua terbuka ini, pemandangannya luar biasa memukau.

green canyon

Selain ada stalaktit dan stalakmit, kita pun bisa berenang-berenang di air sungai yang dangkal dan tentu saja dingin. Bila bernyali besar, kita pun bisa memanjat lereng-lereng tebingnya dan loncat ke sungai.

green canyon

Sayang sekali, karena tempatnya yang sempit, konon setiap perahu hanya boleh berada di dalam selama 15 menit saja. Karena itu, setelah asyik mengarungi sisi-sisi Green Canyon dan berfoto di dalamnya, saya langsung kembali ke perahu.

Turis yang bertandang ke Green Canyon ternyata bukan semata-mata untuk berwisata. Banyak juga turis terutama domestik datang karena ingin mendapatkan jodoh dan awet muda. Caranya dengan mengusapkan air yang menetes dari celah-celah tebing Green Canyon ke wajah beberapa kali. Selain itu, air tersebut juga dapat diminum langsung dan rasanya seperti air mineral. Saya kemudian mengistilahkan bertandang ke Green Canyon sebagai wisata three in one (melepas kepenatan, ikhtiar jodoh, dan minum air kaya mineral.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s