Ilmu Kesehatan Anak

Setelah keluar dari interna, stase selanjutnya yang saya ambil adalah stase ilmu kesehatan anak di RSUD Tasikmalaya. Distase ini dapat berkesempatan menarik nafas lega karena memang bila dibandingkan interna , stase anak lebih santai. (7 juli 2008-13 september 2008)

Visite Subuh
Hal yang paling menjengkelkan saat menjalani stase anak adalah jadwal visite dokternya. Klo distase lain, dokter konsulen biasanya visit jam 9-12 siang, maka kalau di anak dokternya visit mulai dari jam 5 subuh. Otomatis koas nya pun harus datang lebih awal. Saya ingat sekali saat awal-awal harus bangun dan mandi subuh-subuh, kemudian berangkat kerumah sakit sebelum matahari terbit, saya sampai pilek lebih dari seminggu tidak sembuh-sembuh. Pada awalnya anak anak koas rajin rajin semua datang subuh, namun menjelang akhir stase, hanya beberapa orang saja yang masih bertahan datang subuh. Dan saya tidak termasuk orang yang bertahan itu hehehe…

Perinatologi – bayi imut mengemaskan dan menyebalkan
Mungkin sebagian koas senang bila dapat kebagian jaga di ruang perinatologi, tapi buat saya pribadi lebih baik saya jaga IGD atau jaga ruangan daripada jaga di peri. Okelah, memang diperi saya akan disuguhi bayi-bayi imut , lucu , polos yang dapat menyihir siapa aja yang melihatnya, dan bla-bla-bla.. tapi jangan lupa satu hal, saya disana jaga tidak satu jam dua jam, tapi dari jam 2 siang sampai jam 7 pagi. Saya selama 17 jam itu akan mendengar suara tangis bayi yang sahut menyahut, bahkan ketika saya sedang tidur, suara itu terus menggema  dalam mimpi saya, kemudian disibukkan membuat susu, membersihkan bayi bila BAB atau BAK, ngebedong, memandikan bayi, atau kadang resusitasi bayi baru lahir yang tidak kenal waktu. Untungnya saya laki-laki jadi bu bidan jaganya masih maklum, sehingga banyak pekerjaan yang dikerjakan mereka, saya cuma duduk-duduk saja main game di laptop.  Melihat betapa susahnya merawatnya anak, saya jadi berpikir dua kali untuk berumah tangga.. (ngga ding bercanda..), maksud saya, saya jadi bangga kepada seluruh ibu-ibu didunia yang telah dengan sabar merawat anak-anaknya dengan penuh kasih saying. Thx mom..

nih lagi diperinatologi… senangnya gendong2 bayi… cium ya …

Kisah seram diruang anak
Ada kisah seram diruang anak yang beredar dari mulut kemulut. Saya tidak tau kebenarannya karena saya sendiri tidak pernah menyaksikannya secara nyata. Ada beberapa tempat yang dianggap seram, yang pertama adalah jalan sempit gelap yang terletak di belakang ruang anak bawah  dan disamping tempat penitipan bayi. Yang kedua adalah di RAB dekat kamar koas dan kamar isolasi. Dan yang ketiga adalah di RAA. Katanya sih di 3 tempat itu sering ada penampakan perempuan berjilbab merah… kemudian katanya kadang penampakan itu menyamar sebagai konsulen.. ada koas yang mengatakan konsulen pernah datang tengah malam padahal sebenarnya itu adalah penampakan, karena besok konsulennya ditanya, beliau mengatakan tidak pernah datang tengah malam. Karena itu, banyak teman-teman koas yang takut tidur di ruang koas di RAB, terutama cewek-cewek, mereka selalu minta ditemenin . Menurut saya, memang klo malam hari terasa seram sekali, tapi rasa ngantuk mengalahkan rasa seram itu. Sehingga saya masih bisa tidur dengan pulas.. Saya bersukur selama disana tidak pernah ketemu penampakan yang dikatakan mereka.

nih ruang RAB.. tempat ngumpul koas di siang hari dan tempat ngumpul demit di malam hari

Case report dadakan
Waktu itu kami diberikan kasus DBD untuk dipresentasikan, sebelum dipresentasikan kami  diharuskan untuk konsultasi dulu dengan perceptor kami agar nanti kalau ada kesalahan selama mempersentasikan case report tersebut, preceptor kami itu bisa membela kami. Dan emang dasar kaminya yang malas, konsultasinya ditunda-tunda terus, sampai akhirnya waktu untuk presentasi semakin dekat, kami akhirnya mengkonsultasikan kasus kami, namun karena kesibukan perseptor, kami disuruh menyerahkan statusnya nanti malam saja di tempat praktek. Sehabis itu kami langsung membuat statusnya sebagus mungkin. Karena kami pikir nanti malam hanya menyerahkan saja, maka kami buat perwakilan 1 orang untuk menyerahkan statusnya. Kami pikir tidak akan dibahas disana karna sudah sudah malam. Ternyata beliau bermaksud mau membahasnya ditempat prakteknya. Beliau marah besar karena yang datang cuma perwakilan saja. Besoknya beliau marah, dan kami langsung disuruh maju persentasi kasus tanpa persiapan apapun. Dan hasilnya? Hancur… banyak kesalahan disana sini, banyak pertanyaan tidak bisa terjawab, perceptorpun bukannya membela malah menyudutkan. Malangnya nasib kami…

ni acara menjelang bulan puasa, acara makan2. di tasik emang udah tradisi.. nah disini ada dr. ali (yang nunjuk), dr raddi (yang ditengah), sama dr panji (papahhhh…) sayangnya ga da dr.asep

One thought on “Ilmu Kesehatan Anak

  1. hehhe, emang coass kisahnya mengharukan, di makassar waktu sy stase anak, sy jaga 7x 24 jam di perinatologi. dan satu kata . berattttttttt tuk jadi dr. heheh. salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s