Orang kampung ke Ibukota

Saat liburan telah tiba, yang ada dalam benak kami waktu itu adalah ingin mencari liburan yang agak beda, karena biasanya kami kalau berlibur, selalu pergi ke pantai, gunung, ke kampung-kampung terpencil. Hari itu kami putuskan untuk bermain-main ke Jakarta. Dengan memakai kaos oblong dan celana pendek, serta bekal seadanya, kami berangkat ke Jakarta.

Dari persimpangan di Panjang, kami naik bis ekonomi ke pelabuhana bakauheni. Kemudian menyeberang selat sunda dengan kapal feri. Kondisi kapalnya sangat memprihatinkan, bahkan di kelas eksekutif pun. Dari merak, kami ketempat teman saya dulu di Cilegon dan Karawang. Numpang istirahat dan makan (gratis).

gelandangan

Ceritanya malam itu kami berencana ke pekan raya Jakarta. Kami naik bis dari karawang  tapi belum tau bakal turun dimana. Dibis, kami duduk dibelakang atas, di perjalanan kami ketawa-ketiwi ngga jelas, seru2an aja. Dengan gaya kampungan, tiap kali ada gedung2 tinggi, kami bengong.. wuih,. Tinggi ya..  Orang2 satu bis pada ngeliatin semua. Karena ga tau lagi, kami turun di UKI. Ternyata Jakarta itu ribet sekali, banyak sekali kendaraan berseliweran kesana kemari ngga jelas. Dari UKI kami ga tau lagi harus pake apa dan kemana untuk menuju PRJ. Orang2 yang kami tanya pun banyak yang ga tau, atau pura2 ga tau ya? Akhirnya dengan susah payah dan terseok2, akhirnya kami sampai juga di PRJ pukul 11 malam, itu artinya sebentar lagi PRJnya mau sudah mau ditutup. Karena ga mau perjalanan sia2, kami masuk kedalam. Anjrit didalamnya ternyata ada dangdutan juga.

PRJ

Kemeriahan di PRJ berakhir sudah, kini kami menggelandang di jalanan Jakarta. Tidak tau harus tidur dimana. Kota ini benar2 neraka, kami sudah mencari masjid kemana-mana, tidak ada satupun yang terbuka, semua terkunci rapat-rapat. Kami putuskan untuk menginap di hotel melati di kawasan mangga dua. Sialan ternyata tempat itu adalah tempat prostitusi. Banyak cewek2 tidak benar berkeliaran kesana kemari. Kami juga sempat mencari hotel yang lumayan, tapi ternyata harganya mahal sekali.. Kami terus berjalan ditengah malam, kaki kami sudah pegal sekali. Tiap kali ada hotel  (melati) kami tanyakan semua. Saya agak kaget juga saat masuk kesebuah hotel melati, dari kamar keluar pasangan mesum, satu laki-laki tua dan perempuan agak muda dengan wajah lusuh dan rambut acak2an. Sudah terbayang ditempat tidurnya pasti sudah dipenuhi sperma.. ih jijik sekali.. Kami ditawarkan kamar untuk 3 jam saja. Apa? Emang dipikirnya kami mau mesum? Akhirnya kami setelah kami mencari2, kami dapat kos2an di mangga besar. Tempatnya tidak bisa dibilang bagus, dan airnya beraroma “khas”.  Tapi apa boleh buat daripada tidak ada tempat tidur.

Pagi2 kami sudah bangun dan “mandi” cukup dengan membilas mata aja dengan air aqua. Tujuan kami selanjutnya adalah ke dufan, ancol. Dengan mengendarai bajaj, kami sampai didufan pagi-pagi sekali. Ternyata masih tutup (yaiyalah).

dufan

Di dufan, kami coba semua permainan, mulai dari halilintar, sampai kicir2. Mungkin yang paling menegangkan adalah kicir2 karena benar2 diputar kesegala penjuru, kalau tornado sih cuma dibolak balik doang. Menyenangkan sekali. Walaupun sempat bete banget pada saat menunggu antrian arung jeram yang panjaaaang sekali, padahal arung jeramnya sendiri cuma 10 menit. Pada saat permainan Niagara2, kami saling siram menyiram sehingga basahlah semua sampai ke celana dalam, padahal sebenarnya permainan itu ga bikin basah, tapi seru banget.  Terakhir kami main permainan cangkir yang diputar-putar itu, kami putar sekencang kencangnya. Pada waktu permainan selesai,cangkir yang lain sudah berputar,  cangkir kami masih berputar-putar ditempat. Turun dari sana langsung pusing sekali.

Setelah puas ( plus kedinginan dan pusing), malamnya kami pulang..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s